Dengan Komitmen Ingin Berdayakan BEM, Faiz Fakhruddin Siap Maju dalam Pemilihan Presma UMSi

  • Whatsapp
Faiz Fakhruddin

SINJAI, Suara Jelata— Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) menyatakan sikap untuk maju dalam pemilihan Presiden Mahasiswa di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2021-2022.

Dia adalah Faiz Fakhruddin, mahasiswa semester 7 (Tujuh) yang saat ini aktif di berbagai organisasi dan juga pernah menjadi pengurus beberapa lembaga kemahasiswaan, diantaranya Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMILP) dan di BEM STISIPM Sinjai.

Bacaan Lainnya

Tekadnya untuk maju sebagai nahkoda BEM pertama sejak penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai menjadi Universitas Muhammadiyah Sinjai, karena merasa punya tanggung jawab untuk membangun penguatan solidaritas mahasiswa, baik di Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) maupun mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Selain itu, dirinya termotivasi untuk mendukung pencapaian dan penyelenggaraan Visi dan Misi UMSi yang berbasis Eco-Governance, Bio-Technologi dan Etno-Entreprenurship.

“Jika saya diamanahkan menjadi Presiden BEM UMSi Periode 2021-2022, tentunya saya akan menjadikan BEM sebagai wadah eksekutif yang mampu mendorong peningkatan dan pengembangan kreatifitas dan inovasi mahasiswa dalam memacu penyelengaraan dan pencapaian visi UMSi yang berbasis Eco-Governance, Bio-Technologi dan Etno-Entreprenurship” jelas Faiz. Senin, (22/02/2021).

Kenapa harus kreatif dan inovatif, sebab kata dia, perubahan dan tatanan sosial kian massif, belum lagi soal kebijakan, terutama pada bidang pendidikan yang serba teknologi di tengah situasi dan kondisi Covid-19.

Bahkan menurutnya, belum usainya kegagapan kita di tengah revolusi industri 4.0, kita kembali diwanti-wanti revolusi society 5.0, sehingga terus menuntut para kaum cendekia terutama mahasiswa memiliki bekal lebih tidak hanya kemampuan akademik, namun skill-skill lainya perlu dikembangkan agar minimal tidak hanya menjadi konsumen tetapi mampu menjadi produsen ilmu, pengetahun, solusi dan pelaku disetiap perubahan yang ada.

“Saya meyakini, bahwa visi yang kemudian di selenggarakan oleh UMSi tentunya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, salah satunya adalah peran aktif Seluruh Lembaga Kemahasiswaan termasuk BEM” terangnya.

Dengan komitmen untuk membangun dan memberdayakan BEM secara kelembagaan serta mahasiswa UMSi umumnya yang lebih kreatif maka, dia meyakini akan tercipta inovasi-inovasi baru baik dibidang  Eco-Governance, Bio-Technologi maupun Etno-Entreprenurship.

“Oleh sebab itu, melalui kesempatan baik ini, saya memohon restu dan dukungan berbagai pihak terutama seluruh mahasiswa UMSi untuk membangun BEM lebih progresif, kreatif, inovatif dan aspiratif, sesuai dengan visi saya kedepan” kuncinya.

Ashar Abdillah, Alumni SJ III

  • Whatsapp
loading...