Antusias, Anak-anak Terminal Tidar Kota Magelang Belajar Al-Qur’an

  • Whatsapp

MAGELANG, Suara Jelata— Anak-anak para pedagang di Terminal Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah setiap hari antusias belajar membaca Al-Qur’an. Mereka tergabung dalam kelompok mengaji Baitul Quran Salimah (BQS).

Demi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) ini, BQS terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan agama Islam melalui mengaji. Selain kemampuan membaca Al-Qur’an, juga ada pengetahuan tambahan, salah satunya pendalaman pengetahuan tentang agama Islam.

Bacaan Lainnya

“Bagi yang kebetulan tidak sedang pembelajaran tatap muka, pukul 09.WIB mereka mulai belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an” ungkap Dewi, salah satu Guru pembimbing BQS di Terminal Tidar Kota Magelang.

Dewi mengungkapkan, anak-anak sangat bersemangat untuk mengikuti pelajaran membaca Al-Qur’an di salah satu kios. Tepatnya kios milik Ibu Panjang yang berada di Blok D terminal tersebut.

“Meskipun terbatas tempat dan fasilitasnya, namun tak menghalangi semangat anak-anak terminal ini untuk terus belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an” ungkapnya.

Baginya, semangat anak-anak ini sesuatu yang luar biasa. Di sela-sela pembelajaran daring dari sekolah, mereka masih mampu menyisihkan waktunya untuk belajar Al-Qur’an. Begitu juga para orang tua yang selalu memberi semangat kepada anak-anaknya di masa pandemi ini.

Diketahui, sekitar 10 anak mengikuti belajar mengaji dan tergabung dalam BQS Terminal Tidar Kota Magelang. Dikatakan Dewi, penggagas kegiatan ini adalah seorang ibu, bernama Panjang, di mana dirinya melihat anak-anak yang orang tuanya bekerja di Terminal Tidar, perlu dikumpulkan dan diberi kegiatan agar tetap terpantau dan tidak bermain saja.

“Kondisi mereka banyak waktu di terminal ini tentu harus disikapi dengan menanamkan karakter yang kuat bagi mereka” lanjut Dewi.

Dia mengatakan, sebagai upaya ikut serta mewujudkan pembangunan manusia seutuhnya, salah satu aspek yang diperlukan adalah adanya kegiatan keagamaan.

“Keinginan ini akan mendukung dan meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan generasi muda di masa mendatang” pungkas Dewi.

Mengingat masih di masa pandemi Covid-19, kegiatan mengaji tetap menerapkan protokol kesehatan.

Iwan

Penulis: Iwan
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...