DPRD Soppeng Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Rancangan Perda Tentang RPJMD

  • Whatsapp
Foto; Penandatanganan berita acara persetujuan bersama

SOPPENG, Suara Jelata— Rapat Paripurna DPRD Pembicaraan Tk.II dalam rangka Pengambilan Keputusan Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kabupaten Soppeng Tahun 2021-2026 berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng. Selasa, (15/6/2021).

Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Soppeng, Syaharuddin M. Adam. Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pansus 3 sebagai pansus pembahas yang berisi pendapat fraksi dan hasil pembahasan rancangan perda tentang RPJMD Kabupaten Soppeng.

Bacaan Lainnya

Dalam laporan yang disampaikan, menyimpulkan bahwa rancangan Perda tentang rencana pembangunan RPJMD tahun 2021- 2026 dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Kemudian penandatanganan berita acara persetujuan bersama yang dibacakan oleh sekretaris DPRD yang didahului oleh Bupati Soppeng, dilanjutkan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Soppeng. Dilanjutkan penyerahan Keputusan DPRD dari Ketua DPRD Kabupaten Soppeng kepada Bupati Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng, Kaswadi Razak menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Soppeng atas pelaksanaan sidang paripurna tersebut.

“Berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat demokrasi, sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga substansi dokumen RPJMD yang kami ajukan telah mengalami perubahan dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh panitia khusus DPRD Kabupaten Soppeng” jelasnya.

Ucapan terima kasih juga dia sampaikan atas dukungan segenap komponen masyarakat Kabupaten Soppeng, baik perhatian secara langsung maupun pengertian untuk memaklumi dinamika dalam proses penyusunan dan pembahasan ranperda RPJMD Kabupaten Soppeng.

Juga telah berupaya menerima sumbangsih saran dan pemikiran secara langsung dan tidak langsung dari berbagai komponen masyarakat melalui proses dan tahapan yang dilalui, baik itu konsultasi publik maupun pada saat Musrenbang.

RPJMD Kabupaten Soppeng tahun 2021-2026 telah sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan telah sesuai dengan Permendagri nomor 86 tahun 2017, program telah diarahkan untuk pemenuhan standar pelayanan minimal dengan tetap memperhatikan program pembangunan Kabupaten Soppeng sesuai dengan visi misi pemerintah daerah.

Kata Kaswadi Razak, proyeksi pendapatan daerah pada saat ini memang mengalami penurunan dibanding 5 tahun yang lalu akibat adanya dampak covid-19 yang terasa pada sektor perekonomian, tentunya hal ini telah cermati dalam proses pembahasan.

“Dengan ditetapkannya Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Soppeng Tahun 2021-2026, pada hari ini kami sampaikan kepada seluruh kepala satuan organisasi perangkat daerah untuk melakukan penuntasan penyusunan rencana strategis perangkat daerah sesuai aturan dan kewenangan masing-masing dengan berpedoman pada RPJMD Kabupaten Soppeng tahun 2021-2026” terang Bupati.

Kepada Badan Perencanaan, Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelibangda), Bupati Soppeng meminta segera menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang RPJMD kepada Gubernur Sulawesi Selatan untuk dievaluasi selambat-lambatnya 3 hari kerja sejak ditetapkan hari ini.

Kemudian Bappelitbangda dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Soppeng agar melakukan komunikasi secara bersama-sama ke provinsi Sulawesi Selatan guna mendapatkan jadwal evaluasi dan segera melakukan perbaikan atau penyempurnaan terhadap hasil evaluasi Gubernur tersebut.

“Kami mengajak pimpinan dan anggota DPRD beserta seluruh komponen masyarakat Kabupaten Soppeng untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan yang kita laksanakan, mari kita kawal dan evaluasi demi menuju Soppeng yang lebih melayani, maju dan sejahtera” kuncinya.

Penulis: NA
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...