Penutupan Diklat Calon Kepala Sekolah, Bupati Soppeng: Untuk Memperkuat Kompetensi

  • Whatsapp
Foto: Bupati Soppeng, Kaswadi Razak

SOPPENG, Suara Jelata— Gelar Karya dan Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Kabupaten Soppeng bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSP) Kemendikbud RI dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan.

Bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, pelatihan ini telah dimulai sejak tanggal 22 Maret 2021sampai dengan 15 juni 2021 di Gedung Diklatpim BKPSDM Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Soppeng, Kaswadi Razak, yang ditandai dengan penanggalan atribut peserta.

Bupati Soppeng, Kaswadi Razak,
dalam sambutannya mengatakan untuk tidak menyia-nyiakan ilmu yang diperoleh selama mengikuti diklat calon kepala sekolah ini, karena kata dia, dipundak kita ada beban yang harus kita jalankan.

“Jadikanlah ini sebagai penambah semangat, kedepankan tanggungjawab, serta ikhlas dalam melaksanakan tugas” kata dia. Selasa, (15/06/2021).

Lanjutnya, penyelenggaraan diklat calon kepala sekolah tentunya untuk memperkuat kompetensi kepala sekolah pada manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepemimpinan, penguatan pendidikan karakter dan pengembangan sekolah, sehingga dapat menjadikan sekolahnya menjadi berkualitas dan unggul.

“Melalui pendidikan dan pelatihan, tentu anda dibekali ilmu untuk meningkatkan keahlian dalam meningkatkan kinerja guru dan dapat memahami serta menghadapi berbagai masalah yang timbul dan mampu menangani secara cepat dan tepat serta harus terbuka untuk menerima saran, kritikan, menerima ide-ide pembaharuan yang konstruktif” jelasnya.

Kepala LPMP Sulsel, Abdul Halim Muharram, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah simpul kolaborasi antara harapan, keinginan, pelayanan serta kenyataan.

“Mudah-mudahan apa yang di harapkan betul-betul dapat diimplementasikan” harapnya.

Kemudia, lanjut Abdul Halim, dalam melaksanakan tugas utamakan kejujuran, karena kita adalah penyambung antara orang yang didilayani dan kita penyambung antara orang yang memberi pelayanan.

“Pada saat yang tepat, kita harus mengambil sebuah kebijakan. Oleh karena itu, teruslah belajar, bertanya, serta melihat” ungkapnya.

Sementara Kepala BKPSDM, Kamaruddin, dalam laporannya mengatakan kegiatan secara umum telah berjalan lancar dengan peserta sebanyak 24 orang yang terdiri dari 3 orang Plt. Kepala Taman Kanak-kanak, 17 orang Plt. Kepala Sekolah Dasar dan 3 orang Plt. Kepala Sekolah Menengah Pertama.

 

Penulis: NA
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...