Waspada Begal Modus Baru, 3 Pelajar SMP di Rappocini Jadi Korban

  • Whatsapp
Ilustrasi

MAKASSAR, Suara Jelata— 3 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 40 menjadi korban begal di BTN Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu, (16/06/2021). Akibatnya, 3 handphone milik korban berhasil dibawa kabur pelaku begal.

Hal tersebut berdasarkan laporan keluarga korban di Polsek Rappocini, bernomor: STPL/487/VI/2021/Restabes Mksr/Sek Rappocini, pada Kamis, (17/06/2021).

Bacaan Lainnya

Informasi dari ibu atau orang tua korban, Syafrida, menjelaskan bahwa sang anak yang bernama Akbar awalnya bersama kedua rekannya hendak menuju sekolah untuk mengambil buku pelajaran. Namun, mereka mendadak ditahan oleh 2 orang lelaki di depan Masjid Al-Husna, Blok K, BTN Minasa Upa.

Masih dari keterangan orang tua korban yang diduga begal modus baru ini meneceritakan kronologi kejadiannya, bahwa 2 orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis NMAX dan Honda Beat mencegat mereka dengan alasan motor yang digunakan korban pernah menjemput adik salah satu pelaku yang tak kunjung pulang.

Dengan dalih tersebut, para pelaku lalu mengelabui dan mengarahkan 3 korban untuk mencocokkan motor tersebut dengan keterangan keluarga pelaku di Jalan Jipang Raya.

“Pihak korban begal (Orang tua) menirukan kejadian yang ditimpa anaknya tersebut bahwa selanjutnya Hp ketiga korban dimintai oleh pelaku dengan alasan akan dikembalikan” jelas Syafrida, ibu salah satu korban.

Tidak hanya mengelabui korban di Jalan Jipang, para pelaku selanjutnya membawa korban ke Jalan Tamalate untuk memastikan kebenaran kendaraan korban telah menjemput adik salah satu pelaku.

Pihak korban atau orang tua korban menduga anak mereka kemungkinan juga terkena hipnotis modus oleh begal, sebab para korban yang masih dibawah umur baru tersadar saat ditinggal begitu saja oleh para pelaku di Jalan Tamalate.

“Alasan para pelaku di Tamalate katanya tunggu di sini dulu temannya. Namun, saat itu pelaku tidak pernah kembali lagi, sementara pelaku tersebut membawa 3 Hp milik korban” lanjut Syafrida.

Kemudian, Akbar, yang merupakan salah satu korban mengaku kehilangan Hp jenis VIVO Y12i warna hitam. Sementara 2 Hp milik rekannya juga raib dibawa kabur pelaku dan kerugian ketiga korban diperkirakan mencapai Rp6 juta.

Penulis: A. KHR
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...