SINJAI, Suara Jelata— Nasib Malang menimpah Baji (65), Warga Dusun Bakae, Desa Saukang, Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Rabu, (30/06/2021).
Pasalnya, ibu dari 5 anak ini, sudah tidak bisa melakukan aktifitas sehari-harinya, diduga akibat penyakit tumor ganas yang dideritanya
Apalagi penyakit kronis yang bersarang di tubuhnya sudah bertahun-tahun. Kini Baji hanya bisa terbaring lemah di Rumah kerabatnya di Patalassang, Kabupaten Gowa.
Salah satu anggota keluarga Baji, Irvan menceritakan penyakit yang diderita Baji awalnya seperti bisul di lututnya.
“Kalau awalnya itu cuman kayak bisul, tapi semakin hari semakin besar. Dari awal bisulnya sudah puluhan tahun, tetapi penyakit itu membesar dan merembes sudah 2 bulan trakhir,” katanya.
Meski begitu, kata Irvan, sampai saat ini, Baji belum mendapatkan perawatan yang intens.
“Kami hanya bisa datang control di salah satu Rumah Sakit di Makassar, namun belum bisa rawat inap,” kata Irvan.
Lanjut Irfan, proses perawatan Baji terkendala pada pengurusan di Rumah Sakit (RS) Stela Maris, dan tempat tinggal.
“Karena ini tempat tinggal kami sekarang jaraknya dari RS sangat jauh dari tempat kami,” terangnya.
Selain itu, Irvan mengaku pihaknya agak kesulitan dengan persoalan administrasi di RS.
“Karena dianggap pasien ini masih sanggup berjalan, jadi tidak dirawat inap, padahal tumornya sudah membusuk dan mengeluarkan darah bercampur nanah yang berbau tidak sedap,” tuturnya.
Karena itu, pemilik rumah yang ditumpanginya merasakan risih, dia juga tidak merasa enak untuk tinggal lama.
“Itu yang bikin tuan rumah risih, karena penyakit yang diderita keluarga saya mengeluarkan bau yang tidak sedap,” ucapnya.
Dirinya juga pernah melakukan kordianasi kepada pihak pengelola Rumah Singgah yang disediakan Pemkab Sinjai di Kota Makassar, tetapi saat ini menurutnya Rumah Singgah tersebut full.
“Harapanku cuman ingin ini orang tua cepat ditangani RS, supaya kita juga bisa beraktifitas kembali,” bebernya.
Irvan berharap, penyakit Baji bisa segera diatasi. Sebab Tumor yang di deritanya semakin Parah dan kerap merasakan sakit yang luar biasa.
Apalagi karena masalah Ekonomi
dia juga berharap ada dermawan dan pemerintah daerah Sinjai bisa membantu meringankan beban untuk biaya Operasi.
“Semoga ada Dermawan yang bisa membantu beban biaya kami, agar keluarga kami bisa segera menjalani Operasi, ” terangnya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik menuturkan dirinya sudah cek ketersediaan yang ada di Rumah singgah Pemda Sinjai di Makassar.
“Kapasitasnya 6 orang dan sementara terisi full,” ungkapnya via Whatsapp.