Perusahaan Jepang Datang di Sinjai, Kaget 12 Jenis Spesies Mangrove

Sinjai, Suara Jelata—Pemerintah Kabupaten Sinjai menerima delegasi dari salah satu perusahaan asal Jepang yang diutus oleh Japan International Cooperation Agency (JICA). Rabu, (22/6/2022).

Perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan hidup ini datang bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulsel untuk melakukan survei awal terkait konservasi mangrove yang ada di Sinjai.

Rombongan JICA ini terdiri dari dua orang perwakilan yakni Toshifumi Serizawa dan Nagahama Yukio. Mereka disambut oleh Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai Ir. H. Muh. Ramlan Hamid.

Melalui penerjemah, Asda Laining mengatakan bahwa tujuan utusan JICA ke Sinjai adalah untuk melakukan survei awal konservasi mangrove yang ada di pesisir pantai di Kecamatan Sinjai Timur.

“Survei awal ini untuk mengumpulkan informasi terkait silvofishery atau kolaborasi mangrove dan budidaya udang. Mereka memiliki proyek industri di bidang lingkungan hidup, jadi sebelum mereka memulai proyek mereka melakukan kunjungan ke beberapa Daerah di Sulsel termasuk di Sinjai ini,” jelasnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan sejak Senin (20/6/2022) kemarin yang telah dilakukan dibeberapa lokasi, ia menilai konservasi hutan mangrove di Kabupaten Sinjai memiliki potensi yang besar sehingga ke depan pengembangan tambak udang di kawasan konservasi mangrove bisa dikembangkan.

Sementara itu, Kadis DLHK Sinjai Ramlan Hamid menyambut baik kedatangan tim peneliti dari Jepang yang melakukan survei terkait keberadaan mangrove di Kabupaten Sinjai.

“Mereka datang untuk menghimpun data terkait konservasi mangrove yang akan dikolaborasikan dengan perikanan melalui pengembangan tambak udang. Ini yang mereka teliti dan bagaimana pengembangannya ke depan, ” jelasnya.

Menurut Ramlan, tim peneliti dari Jepang ini kagum dengan konservasi mangrove yang ada di Sinjai dengan 12 jenis spesies.

“Beliau kaget ketika ia mengetahui bahwa di Sinjai ini ada 12 jenis spesies mangrove yang tumbuh dan bahkan mereka meminta bibitnya untuk bisa dibawa pulang ke Jepang,” katanya.

Iapun berharap dengan adanya kunjungan ini, perusahaan dari Jepang ini bisa menanamkan investasinya di Sinjai sehingga perekonomian masyarakat khususnya yang berada di Daerah pesisir bisa semakin meningkat.

Dalam kunjungannya ini, Kepala DLHK Sinjai didampingi oleh Sekretaris DLHK Sinjai Evi Noor Kasim, Sekretaris Disparbud Sinjai Andi Ikbal dan Kabid Pengembangan Pemasaran Disparbud Sinjai A. Dewi Angraeni.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Grup Telegram "suarajelata.com News Update", caranya klik link https://t.me/suarajelatacomupdate, kemudian join.