PEMDA SINJAI

Peserta PKL GP Ansor se Sulselbar Nikmati Pesona Mangrove Tongke-Tongke, Wisata Kebanggaan Sinjai

×

Peserta PKL GP Ansor se Sulselbar Nikmati Pesona Mangrove Tongke-Tongke, Wisata Kebanggaan Sinjai

Sebarkan artikel ini
Hutan Mangrove Tongke-Tongke memiliki sejarah yang cukup panjang. Kawasan ini dulunya merupakan wilayah pesisir yang mengalami abrasi cukup parah.

SINJAI, Suara Jelata—Peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) GP Ansor Kabupaten Sinjai diajak menikmati keindahan objek wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke di Kecamatan Sinjai Timur, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 22-24 Mei 2026 di Wisma Sandika, Kabupaten Sinjai.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penguatan kapasitas kader GP Ansor, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Sinjai kepada peserta yang datang dari berbagai daerah.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Ketua GP Ansor Sinjai, Haris, mengatakan jumlah peserta PKL tahun ini mencapai 53 orang, yang berasal dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan bahkan Sulawesi Barat.

“Peserta yang hadir cukup banyak dan berasal dari berbagai daerah. Salah satu tujuan kami adalah memperkenalkan potensi wisata yang ada di Sinjai, agar mereka tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga membawa pengalaman dan cerita tentang daerah ini,” ujar Haris.

Menurutnya, kunjungan ke kawasan wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan alam Sinjai kepada kader GP Ansor dari luar daerah.

“Selain kegiatan kepemimpinan, kami ingin peserta mengenal lebih dekat destinasi wisata kebanggaan Sinjai. Ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan Sinjai ke daerah lain,” tambahnya.

Dia menambahkan bahwa kunjungan peserta PKL GP Ansor ke lokasi tersebut pun diharapkan tidak hanya menjadi momen rekreasi.

Tetapi juga memberi pengalaman tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkenalkan pesona wisata Kabupaten Sinjai kepada peserta dari berbagai daerah.

Hutan Mangrove Tongke-Tongke merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terkenal di Kabupaten Sinjai.

Kawasan ini berada di pesisir Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, dengan hamparan hutan bakau yang hijau serta jembatan kayu yang membelah kawasan mangrove, menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menikmati suasana alam sekaligus berfoto.

Selain menjadi objek wisata, kawasan ini memiliki fungsi ekologis penting sebagai penahan abrasi pantai, tempat hidup berbagai biota laut, serta penyangga ekosistem pesisir.

Hutan Mangrove Tongke-Tongke memiliki sejarah yang cukup panjang. Kawasan ini dulunya merupakan wilayah pesisir yang mengalami abrasi cukup parah.

Kondisi tersebut mendorong masyarakat setempat untuk melakukan penanaman mangrove secara swadaya sejak tahun 1980-an.

Upaya pelestarian yang dilakukan warga secara bertahap berhasil mengubah kawasan yang sebelumnya terancam abrasi menjadi hutan mangrove yang lebat dan kini dikenal luas sebagai salah satu contoh keberhasilan rehabilitasi lingkungan berbasis masyarakat.

Karena keberhasilan itu, Hutan Mangrove Tongke-Tongke kemudian menjadi salah satu ikon wisata alam Kabupaten Sinjai dan sering dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.