BREBES JATENG, Suara Jelata – Dugaan intimidasi oleh oknum perangkat RW dan Karang Taruna mendorong puluhan warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, menggelar audiensi dengan Kepala Desa di Balai Desa setempat, Rabu (9/7/2025).
Audiensi tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ahmad Burhanudin, Danramil Kapten Infanteri M. Tuteng, Kapolsek Bulakamba AKP Ibnu Setyadi, serta perwakilan Kecamatan Bulakamba.
Kedatangan mereka merupakan respons atas dugaan tekanan yang dialami pasca-unjuk rasa pada Rabu 2 Juli 2025.
Keluhan utama mereka mencakup ancaman pemutusan bantuan sosial dan intimidasi verbal oleh oknum tersebut pada Sabtu (5/7/) malam, yang dialami lima warga yang terlibat dalam aksi damai beberapa hari lalu di desa setempat.
Muhammad Farhan Alfarizi, perwakilan warga, mengatakan bahwa intimidasi dilakukan secara telepon dan tatap muka.
“Kami memiliki bukti ancaman yang diterima korban. Namun, audiensi ini belum menghasilkan solusi konkret. Kami akan lanjutkan upaya hukum,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Luwungragi Ahmad Burhanudin menegaskan, pemerintah desa tidak membenarkan intimidasi dan tidak mengetahui adanya tindakan tersebut.
“Tidak benar, tidak ada intimidasi,” kata Ahmad Burhanudin.
Adapun erkait laporan warga mengenai dugaan judi online dan penyelewengan anggaran yang dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Brebes, Kepala Desa menegaskan pihaknya tetap menghormati proses hukum.
“Silakan, biarkan Kejaksaan yang menindaklanjuti sesuai prosedur. Saya siap kooperatif jika diperlukan untuk klarifikasi,” tegasnya. (Olam).