
SINJAI, Suara Jelata— Bedah buku kali ini mendatangkan Zainal Abidin Ridwan, seorang jurnalis muda Kabupaten Sinjai, yang juga pustakawan Rumah Baca Wanua Sinjai, sekaligus penulis buku Sinjai Nol Kilometer.
Buku “Sinjai Nol Kilometer” yang dibahas tuntas oleh penulisnya menjadi daya tarik para kaum muda dan mahasiswa yang datang berbondong-bondong untuk mengikuti kegiatan ini.
Alasan diadakannya kegiatan ini diungapkan salah satu panitia Rahmat Kurniawan yakni, ingin menumbuhkan kembali minat baca yang ada di Kabupaten Sinjai.
“Buku Sinjai Nol Kilometer baru saja dilaunching oleh Ibu Wakil Bupati Sinjai beberapa waktu yang lalu, setelah kami berdiskusi, buku ini yang disepakati untuk dibedah agar bagaimana sebagai kaum muda kita juga mengetahui sejarah yang pernah terjadi di tanah Bumi Panrita Kitta melalui kenangan yang ditulis dalam sebuah buku.” katanya.
Buku ini menyimpan informasi sejarah yang sangat penting tentang Sinjai. Dari buku ini, seorang pembaca bisa menggali informasi dan momen penting tentang rangkaian sejarah Sinjai.
Sesuai pantuan jurnalis, terjadi sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta yang memunculkan berbagai pertanyaan menarik tentang sejarah yang pernah terjadi di Kabupaten Sinjai.
Penulis buku, Zainal Abidin Ridwan cukup mengapresiasi antusias mahasiswa yang menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan seperti ini bagus menjadi rutinitas, dan saya berterima kasih telah diundang untuk menjadi pemateri dalam bedah buku ini yang kebetulan hasil dari tulisan saya,” terangnya.
Setelah kegiatan berlangsung, pemateri memberikan hadiah buku secara gratis kepada beberapa peserta.
Juga pemberian penghargaan dari penyelenggara kepada pemateri menjadi akhir dalam kegiatan bedah buku ini.
Fatahillah