SINJAI, Suara Jelata— Sejumlah masyarakat dan mahasiswa yang ingin memasukkan aspirasi terkait jalanan Turungan Baji, kecamatan Sinjai Barat di DPRD Sinjai, kecewa. Selasa, (2/7/19).
Mereka mengaku kecewa lantaran jumlah anggota dewan adalah 30 orang tetapi yang hadir saat mereka hendak memasukkan aspirasi hanya 2 orang.
Bukan hanya itu, kekecewaan mereka juga akibat DPRD Sinjai pernah berjanji ingin menghadirkan kepala dinas terkait, dan Bupati Sinjai namun belum direalisasikan.
“Kami kecewa dengan sikap DPRD Sinjai, yang tidak taat pada administrasi dan arogan pada masyarakat yang membawa aspirasi soal jalan Turungan Baji,” kata koordinator lapangan, Yusri.
Dia mengecam pihak DPRD Sinjai, karena menganggap tidak terbuka dalam melakukan audiens.
“Kami mengecam agar segara dibukan forum rapat, dengan menghadirkan kepala desa Turungan Baji, camat Sinjai Barat, kadis PU, Bupati dan Wakil Bupati secepanya,” tegas Yusri.
Pada Selasa (2/7) sesuai pantauan media, anggota dewan yang hadir di DPRD Sinjai untuk menerima aspirasi hanya 2 orang.
Adalah Ibrahim dari komisi II dan Andi Hartati Malkap dari komisi III.
“Sembilan orang di komisi III. Tapi yang menerima apirasi hari ini saya, Hj. Nurbaya Toppo, pak Mahmuddin, ibu Nurfadamayanti dan pak Sabir” kata Hartati.
Saat ditanya, perihal ketidak-hadiran yang lain, Hartati mengaku ada yang dinas luar, ada yang sakit, dan ada yang tidak tau dimana kabarnya.
“Kalau ada aspirasi, kita tunggu pimpinan, nanti pimpinan yang tentukan” jelasnya.
Diketahui, aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sebelumnya di depan kantor Bupati, disambut baik wakil bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong. Selasa, (2/7).











