SINJAI, Suara Jelata– Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa bersama Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi menemui Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan di Jakarta pada tanggal 25 Juli 2019 lalu.
Mereka bertemu usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Nasiolal Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) untuk membahas pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan antar Desa Tompobulu, Kecamatan Buluppodo, Kabupaten Sinjai dengan Desa Bana Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Upaya tersebut kini mulai menunjukkan hasil, oleh karena Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menganggarkan pembangunan jembatan permanen tersebut.
Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, pembangunan jembatan tersebut telah masuk dalam program bantuan keuangan.
“Jembatan Tompobulu harus dibahas secara matang karena daerah perbatasan pasti kewenangannya berbeda, jadi kami minta Sinjai untuk pro aktif mengajukan permohonan penganggaran,” Ucapnya saat berkunjung ke Desa Bongki Lengkese, Kabupaten Sinjai. Kamis, (31/10/2019).
Meski begitu, kata orang nomor 2 di Sulsel ini, pengerjaannya kedepan harus dibahas dengan matang agar kaidahnya lebih rapi dari segi administrasi, sebab menurutnya, administrasi sangatlah penting.
“Makanya kami datang. Asalkan tidak ada hambatan administrasi, Inshaa Allah akan dikerjakan, karena sudah kita masukan dalam program tahun 2020, dan menunggu ketuk palu pembahasan,” Bebernya.
Dirinya mengaku sudah menyampaikan hal ini kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan mendpata dukungan dari NA untuk setiap langkah pembangunan.
Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Bone, Andi Irwandi Natsir, mengatakan bahwa jembatan permanen yang akan dibangun tersebut adalah tempatnya menikmati bahagianya bermain di sungai pada masa kecil, karena itu adalah kampung halamannya.
“Pembangunan jembatan tersebut dari dulu kita harapkan bisa terwujud, karena sangat strategis dalam rangka membuka akses dan memudahkan masyarakat memasarkan hasil produksinya, Insha Allah saya akan kawal dengan baik agar program tersebut bisa dilaksanakan pada tahun anggaran 2020,” Kuncinya.