Pasar di Belopa Sepi Gara Gara Retribusi Parkir, Begini Instruksi Wabup Luwu

LUWU, Suara Jelata—Pedagang di Pasar Percontohan, Belopa, mengeluhkan sepinya pembeli.

Masalah ini kemudian disampaikan ke Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, yang melakukan Inspeksi Mendadak di pasar. (Kamis, 21/03/2019).

Wabup mendengar keluhan pedagang yang menyoroti, retribusi parkir. Pedagang meminta, supaya pungutan parkir dihilangkan.

“Pedagang mengeluh karena sepi pembeli, disebabkan adanya pungutan parkir, pembeli malas masuk karena harus bayar parkir lagi,” Syukur Bijak, Kamis 21/03/2019.

Baca Juga:  Raih Suara Terbanyak Dapil II, Ketua PPP Sinjai Dipastikan 'Oppo'

Dampak dari adanya pungutan parkir, pembeli memilih berbelanja di Pasar lama, Belopa.

Wabup kemudian memerintahkan Dinas Perhubungan, untuk menghilangkan retribusi parkir, dan kabarnya retribusi parkir akan dipungut dua kali seminggu, yakni pada hari pasar saja.

“Mulai Senin depan, retribusi parkir sudah tidak ada, saya sudah sampaikan ke Kadis Perhubungannya,” katanya.

Baca Juga:  Kapolres Bone Kunjungi Bayi Penderita Hydrocephalus

Syukur Bijak, juga menyayangkan kondisi pasar sentral Belopa, yang terlihat kumuh dan semrawut.

Kondisi ini, juga berpengaruh pada minat calon pembeli, untuk berkunjung.

“Kalau ditata dengan baik, bersih, nyaman, pasti pembeli akan tertarik untuk masuk berbelanja,”ujarnya.

EKI SJ