Sekda Sinjai Paparkan Percepatan KUR di Jawa Barat

  • Whatsapp

BOGOR, Suara Jelata—Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Drs. Akbar, M.Si memaparkan peran Pemerintah Daerah dalam percepatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat di hadapan tim penilai tahap seleksi KUR Award 2019 bertempat di Ruang Rapat Hotel Grand Savero Bogor, Jawa Barat. Selasa, (17/09/2019) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan beberapa program yang dilaksanakan oleh Pemda Sinjai dalam rangka mendorong percepatan penyaluran Dana KUR.

Baca Juga

Diantaranya sosialisasi secara luas kepada masyarakat hingga ke Desa-Desa terkait akses Dana KUR yang ada pada Bank Pelaksana.

Menurutnya, Pemerintah Daerah melalui pemerintah Desa dan kelurahan aktif membuka ruang seluas luasnya kepada masyarakat untuk mengakses Dana KUR dengan memberikan Surat Keterangan Usaha kepada masyarkat yang membutuhkan akses permodalan melalui Dana KUR.

Selain itu, melalui Bagian Perekonomian Setdakab Sinjai selaku Sekretariat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi bersama perangkat Daerah terkait dengan bank pelaksana penyalur Dana KUR tentang progres penyaluran KUR di Sinjai.

Sekda juga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak hanya fokus pada penyaluran Dana KUR, melainkan juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha pada sektor produksi yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak penumbuhan usaha di Kabupaten Sinjai.

“Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai dalam mendorong percepatan akses KUR bagi masyarakat tersebut dilakukan secara optimal sebagai bentuk pelaksanaan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut Sekda juga memaparkan program-program perekonomian lainnya diantaranya perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga miskin melalui pemberian bantuan kambing kepada keluarga kurang mampu.

Pemberian bantuan alat perikanan tangkap dan perahu bagi nelayan tradisional, pembentukan Badan Usaha Milik Petani di setiap Desa, menjadikan Sinjai sebagai sentra pengembangan sapi di Sulawesi, dan Pemberian Asuransi sapi yang telah diberikan Inseminasi Buatan (IB).

Sementara itu Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Sinjai, Andi Tenri Rawe, SE, M.Si mengatakan bahwa pemaparan ini dilaksanakan untuk melihat sejauh mana peran Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan akses permodalan melalui KUR.

“Tahap ketiga ini adalah tahap penilaian terakhir dimana Pemerintah Daerah diwajibkan membawa dokumen pembuktian program unggulan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban,” jelasnya.

Dari 24 Kabupaten/Kota, hanya Pemkab Sinjai, Bantaeng, dan Sidrap yang berhasil lolos pada tahap terakhir.

Adapun tim penilai terdiri dari tim Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Lembaga Penelitian Indonesia, dan Bank Indonesia.

Tahap seleksi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan, Drh. H. Aminuddin Zainuddin, MM, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ir. H. Muh. Ramlan, M.Si, Kepala Dinas Koperasi, H. Firdaus, S.Sos, M.Si, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. Sultan H. Tare.

Loading...
loading...
  • Whatsapp

Berita Lainnya