Pengembangan Literasi Jadi Proker Unggulan Mahasiswa KKN UINAM di Desa Saotengah

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 63 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) mengadakan Seminar Program Kerja (Proker) di Aula Kantor Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Rabu, (11/03/2020).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Saotengah, Haryanto yang dihadiri aparat desa, Wakil Ketua BPD Desa Saotengah beserta anggotanya, perwakilan Puskesmas Lappae, Ketua Karang Taruna Desa Saotengah beserta jajarannya, Taruna Pemuda Tanaeja, Kepala Dusun setempat dan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kepala Desa Saotengah mengapresiai niat mahasiswa KKN yabg ingin membangun Taman Baca Masyarakat (TBM).

“Saya selaku kepala desa mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan pemuda Desa Saotengah agar kiranya mampu bermitra dengan seluruh item kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dan marilah kita sama-sama mengarahkan mereka sesuai dengan apa yang mereka butuhkan,” ungkap Haryanto.

Adapun program kerja yang dipaparkan, diantaranya pembangunan Taman Baca Masyarakat (TBM), dasar-dasar pengenalan ilmu tajwid, penyuluhan hukum narkoba dan kecanduan game online, serta penyuluhan kesehatan PHBS.

Di sisi lain, salah satu staf Puskesmas Lappae mengapresiasi program kerja sosialisasi hukum dan kesehatan.

“Saya sangat mengapresiasi atas program kerja yang dipaparkan oleh adik-adik mahasiswa KKN, sebab ini merupakan salah satu masalah serius yang sedang kami tangani di Desa Saotengah. Semoga kedepannya kita mampu bermitra untuk melancarkan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dengan adanya kehadiran mereka, Koordinator desa (Kordes) Saotengah, Andi Hasbi selalu berharap arahan dan nasehat masyarakat untuk mampu melakukan yang terbaik untuk Desa Saotengah.

Kemudian Syahrul Gunawan, salah satu mahasiswa KKN UINAM menambahkan, jika berdasarkan hasil observasi, pelaksanaan program kerja kedepannya mereka akan fokus pada pengembangan literasi di Desa Saotengah.

Hal ini dilakukan, guna menyediakan wadah belajar non formal untuk seluruh masyarakat desa yang tidak sempat melanjutkan pendidikannya.

loading...
  • Whatsapp