Lagi, Brimob Yon C Pelopor Beri Himbauan Jangan Mudik Lewat Lagu Berbahasa Bugis

  • Whatsapp

BONE, Suara Jelata— Masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Indonesia membuat pemerintah Indonesia memberi himbauan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Bukan hanya Pemerintah yang gencar memberi himbauan kepada warga demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Institusi Kepolisian turut membantu pemerintahan dalam gugus tugas percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

Berita Lainnya

Agar himbauan tentang pencegahan virus Corona dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, Brimob Batalyon C Pelopor melalui Tenribetta Perkusi membuat sebuah lagu dengan judul “Tappada Sipakainge” yang artinya mari sama-sama saling mengingatkan.

Sebelumnya lagu “Ramadahan Tiba” ciptaan Opik, oleh Tenribetta Perkusi telah diarasemen ulang dan diubah liriknya menjadi himbauan tentang pencegahan Covid-19, sempat viral di media online dan ditayangkan oleh beberapa stasiun TV.

Kali ini, Perkusi Tenribetta kembali membawakan sebuah lagu yang kental dengan adat Bugis Sulawesi Selatan.

Lagu ini berisi sebuah himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik ke kampung halaman untuk sementara waktu atau tidak berpergian keluar daerah.

Lewat lagu yang diciptakan oleh Personel Batalyon C Pelopor ini, Tenribetta Perkusi juga berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kabupaten Bone untuk tetap sabar dan jangan egois demi keselamatan bersama.

Bertindak sebagai penanggung jawab dalam proses pembuatan lagu hingga penggarapan video clip, Komandan Batalyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, menerangkan, lagu ini sengaja dibuat dalam versi bahasa Bugis dikarenakan banyak orang Bugis yang bekerja di luar Sulawesi Selatan.

“Jadi lewat lagu ini, kami berharap kepada warga yang masih berada di perantauan untuk tetap bersabar dan berdoa semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu” katanya.

Proses pengambilan gambar untuk video clip lagu ini dilakukan di tiga lokasi, yaitu di Mako Batalyon C Pelopor, di Tugu Kota Kelahiran JK yang berada di terminal Petta Ponggawe dan pelabuhan penyembarangan Bajoe.

Lanjut Danyon, sengaja lokasi Shooting video clip lagu tersebut diambil di pintu-pintu masuk kota Watampone sembari kami mengingatkan kepada warga yang tengah merantau agar jangan mudik dulu, sayangi keluarga yang berada di kampung halaman.

“Semoga himbauan lewat lagu Bugis ini bisa diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat serta video klipnya bisa viral” kuncinya.

Taqwa

loading...
  • Whatsapp