SINJAI, Suara Jelata—Bupati Sinjai, Andi Seto Gadista Asapa meminta masyarakat untuk tidak mengucilkan terhadap keluarga pasien yang sudah terkonfirmasi positif Corona di Sinjai.
Hal ini disampaikan saat jumpa pers dengan sejumlah awak media di Gedung Pertemuan Sinjai. Kamis, (7/5/2020).
Hari ini, ada penambahan positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai, sehingga jumlahnya bertambah 8 orang.
“Masyarakat tidak perlu panik menghadapi situasi. Serta tidak melakukan tindaka pengucilan terhadap keluarga pasien. Diketahui pasien terbaru tersebut sudah dipindahkan ke RSUD Rujukan Sinjai setelah sebelumnya dilakukan isolasi di Hotel Sinjai.” katanya.
Bupati mengatakan bahwa pihak Pemda maupun Kesehatan sangat menginginkan kejujuran dan informasi masyarakat dalam interview kepada Tim Tracking
“Covid-19 bukanlah aib. Dengan mengakui secara jujur mengenai riwayat perjalanan dari daerah lain maupun interaksi dengan penderita Covid, berarti telah bekerja sama memutus mata rantai Covid ini, “bebernya.
Mengenai penanganannya, Bupati menyampaikan bahwa untuk sementara akan dilakukan isolasi terhadap lokasi kediaman pasien tersebut.
“Tim Tracking yang bekerja sama dengan RT/RW setempat akan turun ke lokasi dimana penderita Covid-19 tersebut berasal untuk mengetahui siapa-siapa saja yang pernah melakukan kontak atau interaksi dengan yang bersangkutan. Untuk kemudian selanjutnya Tim Medis bisa melakukan pemeriksaan atau uji test berupa SWAB maupun Rapid Test.” Ujar Bupati.
Pasien yang positif Corona di Kabupaten Sinjai bertambah dengan inisial A (41) yang merupakan bapak pasien positif sebelumnya H.
Dari 8 orang tersebut, 7 diantaranya adalah Warga Sinjai sedangkan 1 orang merupakan Warga Bone yang dirawat di RSUD Sinjai.
Zhar












