Tuntut Suplier BPNT Diganti, HMI Sinjai Minta Bupati ‘Berani’ Temui Mereka Saat Aksi

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Tuntutan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sinjai, yang meminta Supliyer Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Sinjai untuk dicopot direalisasikan dalam bentuk aksi demonstrasi di Kantor Bupati Sinjai. Senin, (20/7/2020).

Hal ini dilakukan HMI Cabang Sinjai karena menurut mereka, bantuan BPNT di Sinjai tidak layak konsumsi, sehingga pihak yang paling bertanggung jawab yakni Suplier perlu diganti.

Bacaan Lainnya

Hal itu ditanggapi oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Sinjai, Akbar Mukmin. Menurutnya persoalan copot suplier sekarang belum ada pemikiran kesana.

“Kalau ketika ada aspirasi dan laporan, kami tindak lanjuti dalam bentuk rapat kordinasi,” katanya.

Lanjut Akbar, mengatakan, pihaknya sudah menghadirkan dari pihak-pihak yang bekerja di Kecamatan hal ini Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Khusus di Sinjai Tegah, saya sudah dengar langsung dari petugasnya, itu bahasanya kemungkinan ada yang rusak,” ungkapnya.

Tetapi jauh sebelum dibagi sudah disampaikan kepada kepada calon penerima maupun agen bahwa kalau ada barang yang jelek jangan diterima, harusnya ditolak untuk dilakukan pergantian.

“Kalau memang ada fakta ada laporan masyarakat, itu keliru kalau kami tidak ditindak lanjuti, kalau memang masyarakat sendiri yang penerima manfaat merasa protes, prosesnya sendiri, sampai dimana dia lapor atau tidak, itukan semua perlu dipertanyakan,” tandasnya.

Akbar, menambah pihaknya ini adalah tim kordinasi, yang mengkoordinasikan dan membicarakan terkait persoalan itu.

“Suplayer memang harus penuhi tepat kualitas, harga, sasaran dan tepat waktu karena ada regulasi yang mengatur itu,” jelasnya.

Kemudian, bagi penerima manfaat, ketika bantuan rusak tolong ditolak. Kalau sudah ditolak untuk digantikan, baru supliyer tidak menggantikan, baru pihaknya mengambil langkah-langkah.

“Itu juga petugas TKSK kalau memang jelek yah bilang jelek jangan ada keberpihakan, ” pungkasnya.

Saat ditanya keberadaan Bupati Sinjai, Akbar Mukmin mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya tidak tau dimana dinda,”singkatnya.

Hari ini, HMI Sinjai kembali mendatangi Kantor Bupati Sinjai dengan tuntutan meminta Bupati Sinjai Andi Seto Gadista Asapa menganti Suplier BPNT di Sinjai yang mereka anggap melakukan penyaluran sembako tidak layak komsumsi.

Sambil berorasi, massa yang berjumlah puluhan ini meminta Bupati menemui mereka.

Pantauan di lapangan, mereka kecewa karena lagi-lagi Bupati tidak menemui pendemo.

Padahal menurut HMI Cabang Sinjai, sudah beberapa kali datang ingin bertemu Bupati namun tidak pernah bertemu.

“Saya meminta dengan tegas kepada Bupati Sinjai harus bertanggung jawab dan jangan lari dari tanggung jawab selaku pemimpin tertinggi di kabupaten Sinjai karena seolah olah tidak mau menemui teman peserta aksi untuk memberikan keterangan dan mengambil sikap terkait kasus BPNT ini, Bupati harus berani temui kami” Kata Ketua HMI Sinjai, Andi Anis.

Takwa Ainun

loading...
  • Whatsapp