Zaman Moderen, Warga Sinjai Barat Ini Ingin Melestarikan Alat Musik Gambus

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Sebagai bentuk apresiasi masyarakat Turungan Baji dengan adanya kegiatan Kemah Literasi Tahun 2020, yang sukses dilaksanakan sejak 18-20 September di Lapangan Tangkalia, Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Jufri (47), menyumbangkan sebuah lagu dengan menggunakan alat musik tradisional (gambus).

Jufri ditahun 2000, mulai aktif bersama dengan teamnya, mengisi acara seperti acara syukuran rumah di Kecamatan Sinjai barat dan Sinjai Tengah, dengan menggunakan alat yang dipinjam.

Bacaan Lainnya

“Seandainya ada alat yang lengkap, kami mungkin akan kembali aktif. Kemudian, saya sudah pesan dari Solo tapi saya tidak tahu itu alat mau di transfer dulu uangnya, saya juga ragu karena jangan sampai alat yang saya pesan itu tidak bagus,” jelasnya.

Besar harapan jufri, ada  perhatian dari pemerintah agar musik tradisional ini kembali dikembangkan.

“Sebenarnya disini itu banyak masyarakat yang pandai bermain gambus dan gitar, bahkan masih banyak orang tua yang punya niat bahwa kalau ada rumah baru dia ingin mengundang orang yang bisa main gambus,” tuturnya.

Jufri, juga mengaku, dalam lagu yang disandingkan dengan alat musik Gambus, mempunyai makna yang mendalam bagi pendengar.

“Melalui alat musik ini lagu-lagu yang dinyanyikan ada makna yang bisa memberikan kesan mendalam, juga bisa diajarkan ke pemuda-pemudi dalam pandemi Covid-19 yang kebanyakan aktifitas dirumah,” kuncinya.

Dilla SJ

loading...
  • Whatsapp