Bupati Magelang: Tahun 2021 Stimulus Tertunda, Pemkab Fokus Ekonomi dan Kesehatan

  • Whatsapp

MAGELANG, Suara Jelata— Di tahun 2021, Pemkab Magelang akan fokus dalam pemulihan ekonomi dan kesehatan. Hal tersebut dilakukan setelah berkaca pada situasi pandemi Covid -19 selama tahun 2020. Sabtu, (02/12/2020).

Dan pada sektor kesehatan dan ekonomi menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang di tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan akan ada penambahan rumah sakit. Titiknya di RSUD Merah Putih dan RSUD Muntilan.

“Dari kejadian di 2020 ini akan ada evaluasi besar dari kita. Berkaitan dengan penanganan dari sisi kesehatan,” katanya.

Dia mengaku, pihaknya akan mencoba perbaiki alurnya kalau di RSUD Muntilan.

“Hal itu karena kami tidak hanya membangun dari sisi renovasi untuk memaksimalkan fungsi-fungsi yang ada. Dan kami akan menambah ruang-ruang yang ada di RS Merah Putih,” imbuhnya.

Selain sektor kesehatan, hal yang diprioritaskan Pemkab Magelang di tahun 20201 adalah pemulihan sektor ekonomi.

Menurut Zaenal, masyarakat harus bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, masyarakat harus tetap produktif di masa pandemi ini.

Langkah yang akan diambil untuk pemulihan sektor ekonomi akan dimulai dengan memperbaiki kondisi UMKM, masyarakat yang memiliki usaha kecil, dan semua yang terdampak.

Misalnya, masyarakat yang sebelum pandemi berjualan di kantin sekolah lalu terdampak karena sekolah tutup. Kata Zaenal, Pemkab harus memberikan alternatif agar mereka bisa bertahan.

“Kemarin sudah kami sudah persiapkan untuk stimulus ekonomi. Tapi ada beberapa kendala, sehingga kami mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Magelang karena harus ditunda. Kami ada pertimbangkan dari sisi ketentuan dan aturan. Akan kami luncurkan besok di 2021,” jelasnya.

Lebih lanjut, dari sektor pendidikan, di tahun 2021 Pemkab Magelang masih akan mengikuti perintah dari pemerintah pusat.

Oleh karena masih dilarang melakukan sekolah tatap muka, maka pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah daring masih tetap diberlakukan. Untuk itu, Pemkab Magelang akan berupaya memperbaiki jaringan internet agar PJJ bisa berjalan maksimal.

Sementara dari sisi pariwisata, Pemkab Magelang mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada pemerintah pusat. Hal ini karena menetapkan Kabupaten Magelang sebagai superprioritas pembangunan.

Dalam hal ini, terkait proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Pemkab Magelang pun ingin membangun Borobudur tanpa melanggar aturan-aturan yang ada.

“Kita tahu Borobudur ada dalam Perpres No. 58 yang mengatur tentang tata ruang kawasan strategis nasional. Terkait pembangunan gerbang di sisi barat, yaitu Kembanglimus, ini terus kami lakukan kajian. Disitu masuk di area sawah purba. Maka kami berikan alternatif. Rencananya akan dilakukan pergeseran sedikit ke barat. Ke arah Salaman,” pungkasnya.

Agung Libas

  • Whatsapp
loading...