Tegas, Anggota DPR RI ‘Amure’ Tolak Rencana Penghapusan Jalur PNS Formasi Guru

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata— Adanya wacana penghapusan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam formasi Guru jelas menjadi kekecewaan jutaan Guru diseluruh pelosok Negeri, sebab jelas ini akan mempengaruhi kualitas Guru di masa mendatang.

Karena itu, Anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan, yang bermitra dengan Kementrian Pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) Andi Muawiyah Ramly, mengatakan kalau alasan Pemerintah bahwa tidak terjadi keseimbangan sistem distribusi guru-guru, antar daerah secara nasional, bias dibuatkan regulasi yang mengatur hal itu, bukan malah menutup ruang bagi putra putri bangsa ini menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bacaan Lainnya

Dirinya sebagai Wakil Rakyat, banyak mendapat pesan dari guru guru di pelosok daerah khususnya di Sulawesi Selatan. Sehingga dirinya dengan tegas akan menolak rencana ini.

“Ini bukan cuman sikap saya tapi rekan rekan dari Fraksi Partai kebangkitan Bangsa (F-PKB) bersikap yang sama,” ungkapnya.

Anggota Komisi X DPR RI, menuturkan, alasan penghormatan atas profesi guru, juga sisi kemanusiaan yang adil dan beradab dari Negara perlu diaktualkan.

“Karena guru bukan hanya mendidik dan mencerdaskan muridnya, tapi mereka juga punya keluarga, anak, bagaimana kalau skema kontrak diperlakukan tiba-tiba diputus kontraknya tanpa hak pensiun. Apakah anak-anaknya bisa melanjutkan sekolah. Ini kecelakaan peradaban,” pungkasnya.

TA

  • Whatsapp
loading...