Sambut Hari Jadi, Pemkab Sinjai Kunjungi Pasantren dan Panti Asuhan

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Dalam rangka memperingati Hari Jadi Sinjai ke 457, Pemkab Sinjai melaksanakan anjangsana ke sejumlah panti asuhan, pesantren dan lansia yang ada di Kabupaten Sinjai. Jumat, (26/02/21).

Kegiatan anjangsana ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kadis Sosial Sinjai A. Muh. Idnan, Pengurus TP. PKK Sinjai, Dharma Wanita Persatuan dan sejumlah Organisasi Wanita.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan, beberapa tempat yang dikunjungi antara lain Panti Asuhan Al Hidayah di Kecamatan Sinjai Utara, Pesantren Syiar Islam dan Panti Asuhan Darul Hikmah, Kecamatan Sinjai Timur.

Sekretaris TP. PKK Sinjai A. Bunga Mawar menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian antar sesama dan mempererat tali silaturahmi serta berbagi dengan anak-anak panti asuhan di momentum Hari Jadi Sinjai ke 457 tahun.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Pemkab terhadap sesama khususnya anak-anak panti, penyandang disabilitas, anak pesantren dan lansia yang perlu mendapat perhatian dan kasih sayang dari kita semua,” ujarnya.

Jenis bantuan yang diserahkan berupa sembako yang terdiri dari beras, telur dan mie instan.

“Apa yang diberikan jangan dilihat dari jumlahnya atau nilainya namun sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kasih kami kepada sesama, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan dipergunakan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Yayasan Panti Asuhan Al Hidayah, Sitti Marwah menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Pemkab Sinjai yang telah memilih panti asuhan anak yatim ini sebagai tempat berbagi di Hari Ulang Tahun Sinjai.

“Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah bagi Bapak dan Ibu-ibu semua. Sembako Ini sangat membantu anak-anak kita di panti apalagi di masa pandemi seperti ini,” ungkapnya.

Ia berharap, bantuan seperti ini menjadi perhatian bagi Pemkab dan seluruh masyarakat agar anak yatim piatu maupun penyandang disabilitas juga memiliki hak dan perlakuan yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Sekiranya kedepan Pemkab memiliki anggaran untuk merenovasi asrama panti asuhan yang pernah terbakar, karena tempat ini sudah tidak layak dan tidak aman bagi anak-anak panti,” kuncinya.

Taqwa

  • Whatsapp
loading...