Anggota DPRD Sinjai Pastikan Korban Longsor di Pattongko ‘Tersentuh’

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Anggota DPRD Sinjai yang turun langsung memberikan bantuan ke lokasi longsor, juga turut memastikan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Basnaz Sinjai.

Bantuan yang diberikan pemerintah Sinjai, berupa bahan material kepada korban bencana longsor di Dusun Manubbu, Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah.

Bacaan Lainnya

Hal itu, diungkapkan Anggota DPRD Sinjai yang berkunjung dilokasi bencana. Sabtu, (15/05/2020).

Anggota DPRD Sinjai, Fachriandi Matoa mengatakan, selain memberikan sedikit bantuan sembako, pihaknya juga memastikan bantuan atau dukungan yang diberikan pemerintah Sinjai terhadap korban.

“Alhamdulillah, pemerintah daerah kab. Sinjai melalui Basnaz Sinjai, bersama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, juga aparat dari Kapolsek dan Danramil telah memfasilitasi warga untuk merelokasikan rumah korban, ke lokasi hibah yang diberikan oleh keluarga korban,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah itu nantinya, dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat, sedangkan materialnya disiapkan oleh Basnaz.

Adapun kata Fachriandi, yang mengalami bencana hanya satu keluarga, sehingga hanya satu unit rumah yang direlokasi.

“Untuk pembangunan rumah korban, Basnaz sudah menyiapkan material sampai bisa ditempati kembali. Alhamdulillah, seluruh masyarakat di Desa Pattongko memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dan aparat Sinjai,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Anggota DPRD Sinjai Nurbaya Toppo juga menambahkan, bertepatan pada saat melakukan kunjungan bersama anggota DPRD yang lain, secara kebetulan juga bertemu dengan pihak Basnaz, beserta camat Sinjai Tengah, kepala desa, Danramil, dan Kapolsek.

“Bersama-sama melakukan peninjauan lokasi pergantian lahan untuk pembangunan rumah korban longsor, dengan luas bangunan 6 x 6 meter. Insya Allah, Baznas siap membantu dalam hal material,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah tersebut nantinya, bukan lagi disekitar lokasi terjadinya longsor, melainkan dipindahkan ke lokasi lain.

“Lokasi tersebut, adalah status tanah hibah dari nenek korban. Penyerahannya disaksikan langsung oleh Camat dan kepala Desa Pattongko,” terangnya.

Nurbaya Toppo mengungkapkan, lokasi tanah korban sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk ditempati, apalagi dibanguni rumah disekitar lokasi juga tidak aman. Karena berada di pinggiran sungai.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya saja rumah korban terbawa arus sungai. Olehnya itu, Baznas Sinjai menyiapkan dana dan bahan,” bebernya.

Hanya saja tambah Hj. Baya, untuk pembangunan rumah, dikerjakan secara gotong royong bersama warga setempat dikoordinir oleh kepala desa.

“Menurut baznas dalam waktu dekat sudah dapat dilakukan pembangunan. Hari ini Sabtu (15/05/2021) baru tahap penentuan lokasi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, dihadapan korban bencana longsor, juga masyarakat Hj. Baya menyampaikan, anggota DPRD yang turun saat ini, meskipun visi dan politik berbeda, namun tetap bahu membahu membantu masyarakat.

“Kami memang berbeda warna yakni, terdapat empat warna mulai dari Demokrat, Gerindra, PPP, dan PKB. Namun, dalam hal kemanusian semuanya sama, tidak ada perbedaan. Untuk kepentingan masyarakat, kami bahu membahu, dalam hal pemberian bantuan untuk meringankan beban si korban,” kuncinya.

loading...