Mewujudkan Sinjai Menjadi KLA, OPD Lakukan Kontribusi Anggaran, Segini Besarannya

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, Irwan Suaib mengungkapkan, di dalam mewujudkan Sinjai menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) Pemda Sinjai sediakan sejumlah anggaran.

Anggaran ini berasal dari kontribusi beberapa OPD di Kab. Sinjai, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bacaan Lainnya

Adapun, berdasarkan data yang diperlihatkan Irwan Suaib untuk tahun 2019 total anggaran yang terkumpul senilai Rp27 miliar lebih, diperuntukkan untuk 15 program yang terdiri atas 25 kegiatan di 12 OPD Kab. Sinjai.

“Sedangkan untuk tahun 2020 meningkat yakni, sebesar Rp61 miliar lebih dengan 15 program yang terdiri atas 27 kegiatan di 31 OPD,” kata Irwan di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai. Rabu, (02/06/2021).

Irwan menjelaskan, anggaran itu tidak dikelolah langsung oleh gugus tugas, di mana gugus tugas KLA hanya merekap kegiatan dan jumlah anggaran yang dilakukan oleh OPD yang ada di Kab. Sinjai.

Sekaligus kata Irwan, anggaran tersebut merupakan dana di dalam mendukung Kab. Sinjai untuk menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA), dimana dana itu tersebar di semua OPD di Kab. Sinjai.

“Anggarannya dikelolah sendiri oleh OPD seperti, dinas pendidikan, dinas kesehatan, dinas perhubungan. Pada intinya, dana tersebut semuanya dikelolah oleh OPD terkait,” jelasnya.

Misalnya tambah Irwan, pada Dinas Kesehatan dengan program stuntingnya, begitu pun pemerintah desa dengan program stuntingnya.

Juga lanjut Irwan, di Dinas Pendidikan berupa bantuan seragam sekolah secara gratis juga pembelajaran dengan pelatihan-pelatihan dan kegiatan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) juga termasuk Bappeda.

“Seluruh perangkat daerah, telah memberikan kontribusi dalam mewujudkan Kab. Sinjai menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) sehingga, total dana yang terkumpul untuk tahun 2020 sebesar Rp61 miliar lebih,” tuturnya.

Tidak hanya itu Irwan kembali berucap, sebagai ketua gugus tugas KLA, pihaknya hanya melakukan rekaptulasi.

“Kami hanya melakukan rekaptulasi terkait berapa kegiatan yang dilakukan seperti. Jumlah tersebut, merupakan rekaptulasi yang yang kami dapatkan,” kuncinya.

loading...