DPRD Sinjai Tetapkan Perubahan RPJMD Sebagai Perda

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Hasil keputusan Rapat Paripurna  pembahasan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 dianggap telah selesai sekaligus telah disepakati resmi dijadikan Perda Kabupaten Sinjai.

Hal itu, ditandai dengan ketukan palu yang dilakukan Pimpinan DPRD, berdasarkan kesepakatan bersama anggota DPRD Kab. Sinjai, Bapemperda, Bapedda, dan beberapa perangkat daerah lainnya.

Bacaan Lainnya

“Pembahasan RPJMD telah selesai. Dimana, RPJMD resmi dijadikan Perda. Adapun, rencana penyerahan RPJMD besok Selasa (08/06/2021),” Kata Ketua  DPRD Sinjai Drs. Lukman H. Arsal, disela-sela menutup rapat, di Ruang Paripurna DPRD Sinjai. Senin, (07/06/2021).

Sebelumnya dalam rapat, Ketua Bapemperda DPRD Sinjai, A. Zainal Iskandar mengatakan, rapat ini dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi salah satunya fungsi legislasi yakni, merancang, menyusun, membahas dan menetapkan sebuah peraturan daerah, baik peraturan daerah yang berasal dari pemerintah maupun inisiatif DPRD

“Kali ini, terdapat satu Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sedang dibahas yakni, Peraturan Daerah (Perda) RPJMD sebagai usulan pemerintah daerah yakni, perubahan RPJMD kab. Sinjai,” jelasnya.

Adapun kata A. Zainal, perubahan ini, disebabkan karena tidak sesuai dengan beberapa regulasi yang muncul di antaranya, terdapat perubahan permendagri No. 13 tahun 2006 kemudian muncul Permendagri No. 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi Kodefikasi dan Nomenklatur dan sebagainya yang tentunya menjadi nilai dasar dalam menyusun perencanaan keuangan daerah, olehnya itu RPJMD harus diubah

“Juga disebabkan karena covid-19 sehingga menyebabkan RPJMD yang lama sudah tidak sesuai. Olehnya itu, Pemda mengajukan perubahan,” ujarnya.

Dalam pembahasan ini tambah A. Zainal, Bapemperda diberi kepercayaan, berdasarkan aturan yang ada. Sehingga, setelah beberapa kali melakukan pertemuan juga studi banding dalam rangka mendapatkan referensi, akhirnya sudah ada beberapa rangkuman perubahan yang telah disusun bersama antara pemerintah daerah dan Bapemperda.

“Hasilnya, sudah ada di hadapan para anggota dewan, sehingga selanjutnya tinggal menunggu keputusan pleno dan sebagai keputusan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Agar, Ramperda kita ini, menajdi Perda yang berkualitas sehingga, bisa menjawab tantangan persoalan ke depan,” tuturnya.

Mengingat lanjut A. Zainal, RPJMD ini merupakan dasar utama untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), setelah itu RKPD menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), kemudian (KUA-PPAS) menjadi dasar penyusunan para OPD untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

“(RKA) Ini menjadi dasar penyusunan politik anggaran untuk menyusun APBD Kab. Sinjai sebagai legal formal pemerintah untuk membangun kab. Sinjai,” tutupnya.

Penulis: Jannah
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...