Hebat! Dosen IAIM Jadi Pembicara Utama Konvensi Internasional USI Malaysia

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, Dr. Hardianto Rahman, M.Pd. punya cara lain dalam mengisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76. Selasa, (17/08/2021).

Tidak seperti biasanya, yang dilakukan banyak orang bertepatan di HUT RI ke-76, Dosen IAIM Sinjai ini justru menjadi salah satu pembicara di Seminar Internasional yang dilakukan secara virtual via zoom meeting.

Bacaan Lainnya

Hal itu dibenarkan Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUI) IAIM Sinjai, Dr. Muh. Syukri Bur, M.Pd. saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Warek II IAIM Sinjai menjadi pembicara utama di Konvensi Internasional yang diadakan oleh Universitas Islam Malaysia (USIM).

“Hari ini bertepatan 17 Agustus 2021, langsung dari University of Islam Malaysia (USIM), salah satu dosen IAIM Sinjai (Warek II) membawakan satu materi terkait kearifan nusantara, ini masih rangkaian dari Pra Penandatanganan MoU antara pihak USIM Malaysia dan IAIM Sinjai,” bebernya.

Lebih lanjut, Dr. Syukri berharap kegiatan yang diikuti sedikitnya 200 peserta dari tiga negara (Malaysia-Indonesia-Thailand) dapat memberi pengetahuan, informasi dan wawasan tentang budaya Nusantara dalam perspektif kearifan Melayu Islam Nusantara, khususnya melayu secara umum dan Bugis Makassar secara khusus.

Sementara Dr. Hardianto Rahman, M.Pd. dalam materinya menjelaskan bahwa Pendidikan Karakter dalam Budaya Bugis Makassar melalui sistem norma adat Panggaderreng dan konsep Siri’ na Pesse, dikatakannya masyarakat Bugis-Makassar menganggap Panggaderreng merupakan sistem norma yang dianggap mulia dan suci.

“Orang Bugis-Makassar, menganggap Ade’ adalah semua usaha untuk menggambarkan diri dalam kehidupan budaya, sementara karakter Siri’ merupakan ruh dari Panggaderreng dari seluruh pappaseng (pesan-pesan leluhur),” jelas Dr. Haram, sapaan akrabnya.

Diketahui, selain Dr. Hardianto yang mewakili (IAIM Sinjai/Indonesia) dalam kegiatan ini juga diisi oleh Tuan Haji Muh Lutfi Ahmad Samae membawakan materi Analisa Teknologi Pemindahan Air Lama di Kawasan Pattani Darul Salam.

Selain itu, juga ada Tuan Haji Ahmad Ismail Kelaba membawaka materi “Sumbangan Syeikh Syarif Zainal Abidin Al-Khurasan dalam Dakwahnya di Kampung Kelaba, Selatan Thailand” dan pembicara terakhir Professor Emerita Dr. Che Husna Azhari dengan materinya Mencari Permata Pattani Darussalam.

 

Penulis: Fatahillah
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...