Hotel Grand Rofina Sinjai Menjerit di Tengah Pandemi, Tingkat Hunian Hanya 10 persen

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—- Mendirikan bisnis hotel, tentu cukup menjanjikan. Hanya saja, setelah covid-19 melanda Indonesia termasuk Kabupaten Sinjai, beberapa hotel mengalami penurunan okupansi yang cukup drastis, salah satunya Grand Rofina Hotel yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Manajer Grand Rofina Hotel, Arfandi menuturkan, tidak bisa dipungkiri Hotel Rofina juga turut merasakan imbas dari covid-19, di mana hotel tersebut mengalami penurunan okupansi (tingkat hunian) yang cukup drastis.

Bacaan Lainnya

“Sebelum covid-19 biasanya hotel ini mendapatkan okupansi sekitar 50 hingga 70 persen, namun selama covid-19 melanda kami hanya mendapatkan 10 persen okupansi, sehingga bisa dibilang menurun drastis,” katanya.

Hal tersebut disebabkan lanjut Pria berusia 32 tahun ini, lantaran sudah hampir dua tahun terakhir, jarang yang menggelar kegiatan di hotel, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai.

Padahal, sebelum covid-19 Pemda biasanya menggelar kegiatan di hotel ini, berupa pelatihan. Terkadang, menghabiskan waktu empat hari bahkan seminggu.

Meskipun kata Alumni SMA 1 ini, ada yang menggelar kegiatan. Tentu jumlah peserta dan batas waktu kegiatan juga terbatas, berbeda halnya dengan tahun-tahun kemarin, jumlah pesertanya itu bisa sampai mencapai ratusan.

“Terkadang jika terdapat pihak yang ingin menggelar kegiatan di hotel ini, jumlah pesertanya dibatasi seperti 20, 30 bahkan paling banyak itu 50 peserta, juga biasanya kegiatan digelar paling lama enam jam,” tuturnya.

Meski kondisinya seperti itu, Alumni SMP 1 tersebut mengaku, masih bisa membayar gaji karyawan, sekaligus pemasukan yang diperoleh selama ini, pihak hotel memilih mengalihkan untuk melakukan pemeliharaan atau pembenahan hotel.

Karena, jika tidak dibenahi, dikhawatirkan nantinya akan mengalami kerusakan.

“Saat ini, jumlah karyawan kami kurangi hanya lima sampai tujuh karyawan sedangkan, sebelum covid-19 karyawan di hotel ini 10 sampai 15 karyawan. Kami juga biasanya menggaji karyawan yakni, berupa gaji harian jika tiba-tiba terdapat tamu dan kami membutuhkan tenaga sampingan,” kuncinya.

Penulis: Jannah
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...