UKM Semakin Dimudahkan, Pemda Sinjai Fasilitasi Sertifikat Hak Milik Lahan Usaha

  • Whatsapp
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa

SINJAI, Suara Jelata—Bupati Sinjai Andi Seto Asapa bersama jajarannya terus memperlihatkan kepeduliannya kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Sinjai.

Seperti halnya memberikan kemudahan kepada UKM di Sinjai dalam menjalankan usahanya.

Bacaan Lainnya

Sinjai dibawah kepemimpinannya, selain memberikan bantuan berupa pelatihan, bantuan memfasilitasi permodalan, dan bantuan peralatan untuk wirausaha.

Pemda Sinjai juga memberikan bantuan dalam hal merekomendasikan pengusaha UKM di dalam memperoleh sertifikat hak milik lahan atau tempat usaha.

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, Bahri, mengatakan program untuk memfasilitasi UKM agar dapat memperoleh sertifikat hak milik lahan usaha, merupakan program yang sudah lama berjalan sekaligus juga program tahunan Pemda Sinjai.

Pada perubahan Ranperda tahun 2021, kembali usulkan 400 bidang lahan usaha, itu berarti 400 UKM.

Diusulkan ke Kementerian Koperasi karena Kementerian Koperasi yang bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Tentu pengusulan tersebut, untuk peruntukkan tahun depan 2022,” ucap Bahri, Jumat, (08/10/2021).

Bantuan Pemda dalam hal memfasilitasi mendapatkan sertifikat lahan itu kata Bahri, seperti terdapat UKM yang memiliki usaha cafe, namun lahan atau lokasi yang dijadikan sebagai cafe belum bersertifikat.

“Kita akan hadir di situ dengan cara memfasilitasi UKM, berupa melakukan pengusulan ke BPN Sinjai karena, yang mengeluarkan sertifikat adalah BPN,” ucapnya.

Lanjutnya, pada dasarnya, setiap tahun Pemda Sinjai selalu membantu UKM Sinjai, baik dari segi pelatihan, memfasilitasi permodalan, peralatan hingga memperoleh sertifikat lahan usaha.

“Tahun ini, ada 200 UKM yang diusulkan untuk mendapatkan sertifikat tanah. Perkiraan bulan November 2021 mendatang, sudah keluar sertifikatnya,” paparnya.

Selanjutnya Bahri melakukan perincian, 200 UKM itu terdiri atas Desa Bijinangka Kecamatan Sinjai Borong sebanyak 50 orang berarti 50 bidang lahan usaha.

Selanjutnya, UKM Desa Bulukamase Kecamatan Sinjai Selatan 100 bidang lahan atau berarti 100 UKM.

Dan kelurahan Biringngere Kecamatan Sinjai Utara 50 orang UKM atau 50 bidang lahan usaha.

UKM yang telah memperoleh bantuan tersebut, jenis usahanya berbeda-beda. Mulai dari makanan, minuman, barang campuran, perdagangan, peternakan, industri kecil, perikanan dan lain-lain.

Dengan adanya sertifikat hak milik lahan usaha yang diperoleh UKM Sinjai ini ucap Bahri, selain lahannya bisa terhindar klaim dari beberapa pihak, dengan sendirinya juga memberikan kemudahan kepada UKM.

“Utamanya di dalam mengakses pembiayaan untuk dijadikan sebagai modal usaha, karena jika ingin mengakses ke sumber pembiayaan itu membutuhkan jaminan baik itu berupa sertifikat lahan usaha,” kuncinya.

Penulis: Izhar
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...