UNS Optimis Sabet Juara Umum di Ajang Kontes Robot Terbang Indonesia

Berita | Nasional | PENDIDIKAN
Salah satu robot terbang yang akan berlaga dalam KRTI 2021 di Surakarta. (foto: Humas UNS/Iwan SJ)

SURAKARTA JATENG, Suara Jelata – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang digelar pada 15-20 November. Pemilihan UNS sebagai tuan rumah KRTI 2021 ditetapkan langsung oleh Pusat Prestasi Nasional (Pupresnas) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI.

Sebagai tuan rumah, UNS optimis menyabet juara umum. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Penyelenggara KRTI 2021 Prof. Dody Ariawan dan Pembimbing Tim KRTI UNS 2021 Dr. Nurul Muhayat.

“Di setiap divisi harapannya anak-anak kami bisa mendapatkan podium, di samping ada beberapa kategori yang bisa kita sabet juga, seperti best design. Dan, jelas targetnya jelas juara umum,” ujar Dr. Nurul Muhayat, Minggu (14/11/2021).

Dari hasil kualifikasi robot terbang yang sudah didapat, UNS melalui Bengawan UV berhasil meloloskan empat tim ke tahap final KRTI 2021. Empat tim tersebut terdiri atas Shankara pada divisi Vertical Take-off and Landing (VTOL), Ernesti pada divisi Racing Plane (RP), Bamantara pada divisi Fixed- Wing (FW), dan Prigi Baswara pada divisi Technology Development (TD).

Pada divisi VTOL, robot terbang memiliki kemampuan mengirimkan bantuan ke gedung tinggi. Divisi FW, robot dapat terbang hingga jarak 55 kilometer. Divisi RP, robot terbang bisa bergerak secara otomatis membentuk angka delapan. Sedangkan, pada divisi TD robot terbang bisa mengalirkan listrik ke bagian-bagian yang dibutuhkan.

“Semuanya sudah diatur sudah sejak lama. Membangun tim sudah beberapa waktu yang lalu ketika mendapatkan pengumuman. Insyaallah, tim kita bisa masuk (red: juara) dan di Bengawan UV semua all out untuk mengejar kemenangan,” ungkap Dr. Nurul.

Karena seluruh penyelenggaraan KRTI 2021 digelar secara daring, tim robot UNS telah menetapkan empat lokasi sebagai tempat kontes. Untuk divisi VTOL bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) UNS, divisi FW di Polokarto, Sukoharjo, divisi RP di Dukuh, Mojolaban, dan divisi TD di lapangan ringroad Surakarta.

Dr. Nurul menjelaskan, masing-masing tim akan menyiarkan aktivitasnya dari keempat lokasi tersebut dan setidaknya ada delapan mahasiswa yang dikerahkan di setiap divisi.

Sementara itu, Prof. Dody dalan konferensi pers di hadapan para awak media menerangkan, KRTI 2021 sepenuhnya akan digelar secara daring. Nantinya, masing-masing tim akan dipantau dari jarak jauh.

UNS secara khusus mengerahkan tujuh orang juri yang akan dibantu oleh asisten juri dan Liaison officer (LO). Ia menyebut. Ada 30 LO yang disiapkan untuk membantu tiap juri di masing-masing divisi.

Untuk menunjang aktivitas pemantauan setiap tim, UNS telah menempatkan puluhan komputer di Gedung Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, yang dibagi menjadi tiga blok. Blok I digunakan untuk memantau kontes divisi VTOL dan FW, blok II untuk memantau divisi TD, dan blok III untuk memantau divisi RP.

“Nantinya kita juga akan memasang layar besar untuk memantau semua aktivitas tim. Jadi, Anda bisa membayangkan berapa banyak orang yang kami kerahkan,” kata Prof. Dody.

Untuk jumlah peserta, KRTI 2021 akan diikuti 163 tim yang berasal dari 61 perguruan tinggi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Mulai dari Sumatera, Batam, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku Utara.

Untuk teknis KRTI 2021, seluruh peserta divisi TD harus mengumpulkan file presentasi dan video progress sebelum laga final berlangsung. Kemudian, peserta divisi FW harus men-submit salinan NOTAM dan koordinat posisi GCS serta posisi dropping zone dengan format dalam Latitude-Longitude.

“Sementara peserta divisi RP harus mengumpulkan dokumen dan video dengan template yang dapat dilihat pada panduan. Seluruhnya harus dilakukan maksimal pada 12 November 2021 pukul 23.59 WIB,” tambah Prof. Dody.

Ia menyampaikan, pada tanggal 15 November 2021 (hari ini) akan dilakukan registrasi peserta, technical meeting, pembukaan acara, parade peserta, dan flight-test. Kemudian, pada 16-20 November akan dilangsungkan lomba pada empat divisi. Pada hari terakhir, Sabtu (20/11/2021), dilakukan penutupan sekaligus pengumuman pemenang KRTI 2021. (Iwan)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.