Aksi Demo, OPM Tuntut Kajari Gowa Dicopot

GOWA, Suara Jelata—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Gowa. Kamis, (30/12/2021).

Aksi yang berulang kali dilakukan oleh DPP OPM kini meminta untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa segera dicopot.

Ini diutarakan langsung oleh Ari Salim dalam orasi ilmiahnya yang diduga ada permainan dalam kasus yang menimpa salah satu Dosen UIN Alauddin Makassar yang juga merupakan Dewan Pembina dari OPM.

“Oknum Dosen yang mencemarkan nama baik Pembina kami itu sudah dalam tahap tersangka, namun setiap berkas yang dilimpahkan ke Kejari itu terus dikembalikan,” teranya.

Dirinya juga menilai, ini ada kejanggalan sebab pihak kepolisian pada saat ditemui mengatakan semua berkas sudah terpenuhi.

“Semua yang diminta sudah terpenuhi, namun masih saja dikembalikan itu sebabnya kami mau lihat apa sebenarnya yang belum terpenuhi, ini kasus dari 2017 tapi sampai sekarang belum ada kepastian hukum kepada tersangka,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Gowa saat menemui massa aksi, mengatakan masih ada berkas yang belum terpenuhi.

“Masih ada berkas yang belum terpenuhi, sehingga kami kembalikan ke penyidik di Polres Gowa,” katanya saat audience.

Aksi yang dikawal kepolisian Polres Gowa membawa tuntutan copot Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, transparansikan kasus UU ITE Dosen UIN Alauddin Makassar, periksa semua jaksa yang menangani kasus UU ITE Dosen UIN Alauddin Makassar.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Grup Telegram "suarajelata.com News Update", caranya klik link https://t.me/suarajelatacomupdate, kemudian join.