Waspadai Penyakit Jembrana, Pemda Sinjai Himbau Peternak Tidak Asal Jual Sapinya

Sinjai, Suara Jelata—Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa menghimbau kepada seluruh Camat dan Kepala desa di Kabupaten Sinjai untuk waspada penyakit Jembrana.

Penyakit ini telah menyerang ternak sapi milik Warga Sinjai mengakibatkan sejumlah Sapi mati mendadak.

Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa meminta agar tidak memberikan surat pengantar lalu lintas ternak tanpa sebelumnya ada pemeriksaan oleh Dinas Peternakan dan Keswan Sinjai.

“Kita menghimbau kepada Masyarakat untuk tidak memperjualbelikan ternak tanpa ada pemeriksaan dari Keswan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Sinjai Burhanuddin menuturkan agar waspada terhadap penyakit Jembrana dan melakukan langkah-langkah pengendalian vektor serangga khususnya lalat dengan melakukan penyemprotan insektisida disekitar kandang ternak, pengasapan.

“Selain itu, menjaga kebersihan kandang, tidak membeli ternak tanpa surat keterangan Kesehatan Hewan, serta tidak melalulintaskan, mengantar daerahkan ternak tanpa ijin resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, dan apabila menemukan ternak sakit segera menghubungi petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat,” pungkasnya.

11 hewan ternak warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kemarin mati mendadak.

“Iya benar, ada 11 ekor sapi yang mati mendadak,” kata Burhanuddin. Selasa, (11/11/2022) kemarin.

Dari 11 ekor sapi yang mati mendadak itu di Desa Passimarannu, Kecamatan Sinjai Timur dan Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan.

“9 ekor di Desa Passimarannu, tadi ada lagi laporan 2 di Desa Talle, jadi total 11 semua dengan gejala yang sama,” kuncinya.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.