GNPK -RI Kawal Warga Laporkan Kepala Desa Songgom ke Kejari Brebes

DAERAH | HUKRIM

BREBES JATENG, Suara Jelata Warga Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes didampingi Ormas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Brebes serta kuasa hukum, Turnya, SH. MH, melaporkan Kepala Desa Songgom, Sahuri dan sejumlah perangkat Desa yang terlibat dugaan kasus korupsi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Brebes, Rabu (18/1/2022).

 

Selain itu, dilaporkan juga berkaitan dengan adanya pengelolaannya infrastruktur Desa yang dianggap fiktif. Pasalnya sejak tahun 2020, 2021 hingga 2022 yang dikelola oleh Pemerintah Desa disinyalir di mark up dan tidak dilaksanakan sehingga diperkirakan menyebabkan kerugian Negara mencapai 1,3 miliar.

 

Salah seorang warga Desa Songgom, Abdal, merasa berterima kasih kepada GNPK RI, dan Turnya, SH. NH yang telah membantu pihaknya melaporkan kepada Kejaksaan Negeri Brebes.

“Kami berharap agar Kejaksaan Negeri Brebes bisa tegak lurus menegakan supremasi hukum,” kata Abdal yang juga dari Forum Warga Songgom Peduli.

 

Sementara itu, kuasa hukum dari warga, Turnya, SH sebelumnya sudah bersepakat apabila dari pihak perangkat desa tidak bisa mengembalikan anggaran tersebut, maka mereka akan mengundurkan diri.

 

“Karena belum mengembalikan kerugian negara senilai 1,338 miliar rupiah, tidak hanya dinonaktifkan, tapi hari ini rabu 18 Januari 2023 kami bersepakat tetap melaporkan kepada Kejaksaan agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Turnya.

 

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Negeri Brebes Dwi Raharja menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan APIP dan Auditor Inspektorat perihal kasus tersebut.

 

Seperti yang diketahui, laporan tersebut merupakan buntut dari aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu yang digelar warga di Balai Desa Songgom terkait dugaan korupsi BLT dan setelah aksi Kepala Desa beserta perangkat yang terlibat mengundurkan diri dari jabatannya.

 

Namun tidak hanya itu, warga juga menuntut Kades dan perangkat yang terlibat untuk diproses secara hukum . (Olam)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.