PROFIL

Poejiyanto, Karikaturis Magelang Ini Kerjakan Karikatur Tradisional Hingga Digital

×

Poejiyanto, Karikaturis Magelang Ini Kerjakan Karikatur Tradisional Hingga Digital

Sebarkan artikel ini
ARTIS KARIKATUR. Artis karikatur asal Ngluwar Kabupaten Magelang, Poejiyanto, sedang melukis karikatur dari foto di handphone milik seorang pengunjung pameran “Lawasan Saklawase” di Loka Budaya Soekimin Adiwiratmoko, Jalan Aloon-Aloon Selatan No. 9, Kota Magelang. (foto: Narwan)

KOTA MAGELANG JATENG, Suara JelataKarikatur (caricature, Ing.) berasal dari kata caricare, sebuah kata dari bahasa Italia yang artinya memberi muatan atau melebih-lebihkan. Dalam dunia seni, terutama seni lukis, karikatur adalah gambar atau pun penggambaran suatu obyek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas dari objek tersebut.

Dewasa ini seni karikatur tidak hanya dipakai untuk halaman-halaman surat kabar atau majalah yang mengulas tokoh yang dikarikaturkan. Namun banyak yang mengangkat karikatur ini menjadi karya seni yang digunakan untuk gambaran personal dengan ciri-ciri khas yang ditonjolkan.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Salah satu karikaturis Magelang yang mengembangkan seni ini adalah Poejiyanto (45) yang tinggal di Jalan Trayem, Kauman, Jamuskauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Artis karikatur lulusan SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta tahun 1999 ini menekuni seni karikatur sebagai ladang ekonomi.

Ditemui di sela-sela mengerjakan order dalam pameran “Lawasan Saklawase” di Loka Budaya Soekimin Adiwiratmoko, Jalan Aloon-Aloon Selatan No. 9, Kota Magelang, Poejiyanto menceritakan awalnya menjadi artis karukatur.

“Semula melukis naturalis, kemudian mulai tahun 2014 mulai menekuni karikatur. Tahun 2015 mulai profesional sebagai artis karikatur,” tuturnya, Jumat (29/09/2023).

Dikatakan Poejiyanto, kini dirinya melayani order melukis karikatur berbagai metode, mulai traditional caricature, extreme caricature, digital caricature, hingga live caricature.

Disinggung alasan sekarang fokus di seni karikatur, Poejiyanto mengungkapkan tiga alasan. Pertama, belum banyak artis yang masuk ke karikatur, jadi pasar masih terbuka lebar.

“Kedua, karikatur retail (live caricature) selalu penuh tantangan dan tidak membosankan, karena setiap hari kita berhadapan dengan wajah yang berbeda-beda. Yang ketiga, dengan karikatur kita bisa masuk di berbagai kalangan,” ungkapnya.

Berkat keterampilannya sebagai artis karikatur, Poejiyanto sering diundang hingga luar kota, juga meramaikan beberapa pameran atau ajang festival seni. Tak jarang ayah tiga putra ini juga diundang dalam wedding party, untuk melukis karikatur dari wajah para tamu mempelai, sebagai wedding gift.

Bagi yang penasaran untuk order, kunjungi akun media sosial milik Poejiyanto, Instagram dan YouTube: Omah Karikatur, sedangkan Facebook-nya: Poejiyanto Omah Karikatur. (Nar)