Satreskrim Polres Gresik Ungkap Kasus Pencurian

Berita | DAERAH | Kriminal | Polri
Polres Gresik ungkap sejumlah kasus pencurian, Rabu (08/05/2024). (foto: Humas/Narwan)

GRESIK JATIM, Suara Jelata Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian. Mulai pencurian sepeda motor dan menangkap para pelakunya di Pulau Madura, pembobolan warung dan rumah, hingga pencurian ban serep truk di jalan tol.

Dalam Press Release, Kapolres Gresik Polda Jatim AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan menuturkan kronologi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Rabu (08/05/2024).

Awalnya sekira pukul 23.30 WIB, di Jalan Ahmad Yani Gg. 2 No. 31 RT 02 RW 02 Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik, Korban (PW) pulang ke rumah dan memarkirkan sepeda motor miliknya diteras rumah. Kendaraan diparkir dalam keadaan terkunci stang.

Selanjutnya sekira pukul 02.00 WIB (31 Januari 2024), Korban hendak berangkat ke pasar Gresik dan mendapati sepeda motor milikya sudah tidak ada/hilang. Atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Gresik Kota.

“Setelah dilakukan Penyelidikan, Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap Tersangka MR, dan BU di Pamolan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang,” tutur AKP Aldhino.

MR (31) dan BU (21) merupakan warga Semampir, Kota Surabaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP Pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Selanjutnya, Satreskrim Polres Gresik berhasil mengungkap kasus curat pembobolan rumah yang terjadi di Kelurahan Kroman Kabupaten Gresik. Dijelaskan, Korban MY mendapati rumahnya dalam keadaan berantakan/acak-acakan setelah ditinggalkan mudik lebaran Idul Fitri, dan mendapati harta benda miliknya senilai Rp 90.000.000, atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Gresik Kota.

Berawal dari keterangan Korban dan CCTV di sekitar TKP anggota Resmob Polres Gresik mendapatkan ciri-ciri Pelaku seorang laki-laki. Setelah mendapati ciri-ciri Pelaku anggota Resmob Polres Gresik gabungan Polsek Kota mendapatkan profil identitas Pelaku berinisial AF (48) yang merupakan Pelaku pencurian dengan pemberatan.

Setelah mendapat informasi tersebut anggota Resmob Polres Gresik gabungan Polsek Kota bergegas mencari Pelaku yang posisinya berada di rumah Pelaku. Berada di Pancor, Pamolan, Camplong, Sampang, Jawa Timur.

“Sekira pukul 21.30 WIB anggota berada di lokasi dan mengetahui adanya Pelaku berada di sana yang sedang tidur. Akhirnya Pelaku berhasil diamankan dan kemudian dibawa ke Polres Gresik guna penyidikan lebih lanjut. AF dijerat dengan Pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun,” terang Kasatreskrim Aldino.

Pengungkapan kasus pembobolan warung kopi di Desa Dahanrejo, Kebomas, Gresik berhasil diungkap Satreskrim Polres Gresik. Saat itu warung kopi milik HR dibobol maling mengakibatkan uang Rp 1,2 juta hilang, STNK. Korban sempat mengejar pelaku namun gagal lalu melaporkan peristiwa ini ke Mapolres Gresik.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pada tanggal 4 Mei 2024, telah berhasil ditangkap tersangka MM sedang ngopi di sebuah warung kopi di Jalan Kyai H. Syafiꞌi Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Terakhir, kasus pencurian ban di Jalan Tol Krian Gresik KM 22 Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Saksi GY Sopir truk tangki mendapati roda cadangan truk yang dikemudikannya telah diambil orang yang tidak dikenal saat saksi tertidur di tepi jalan tol. Saksi dibantu pengemudi dump truck yang tidak dikenal untuk menghubungi petugas PJR Tol.

Pengemudi tersebut menginformasikan jika Pelaku telah diamankan petugas PJR Tol di jalan tol yang masuk Desa Lebani Kecamatan Wringin Anom Kabupaten Gresik. Selanjutnya pengemudi menyuruh Saksi GY Sopir truk tangki mendatangi petugas PJR Tol tersebut.

“Setelah bertemu petugas PJR Tol, Saksi Sudara GY Sopir truk tangki membenarkan jika roda cadangan yang dibawa Pelaku adalah roda milik truk tangki yang dikemudikannya. Atas kejadian tersebut dilaporkan di Polres Gresik. Unit Resmob Polres Gresik langsung melaksanakan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian,” ujar AKP Aldhino.

Berawal dari anggota PJR dan Petugas Tol menghubungi anggota Polres Gresik bahwa telah terjadi pencurian ban serep di Jalan Tol KLBM KM 22 Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Setelah itu anggota Resmob Polres Gresik bergegas menuju ke TKP dan pada saat itu pelaku sudah diamankan oleh anggota PJR dan Petugas Tol.

“Setelah itu Pelaku diserahkan kepada anggota Resmob Polres Gresik kemudian dibawa ke Polres Gresik guna penyidikan lebih lanjut.

Keempat tersangka adalah MK (21) asal Ciruas Kabupaten Serang. RS (33) asal Tebingtinggi Sumatera Utara. Kemudan AS (28) asal Samosir Sumatera Utara, dan AE (33) asal Salaon Toba Samosir Sumatera Utara.

“Para Tersangka melakukan pencurian dengan cara melepas roda cadangan truk tangki saat sopir sedang tidur. Ada empat orang Tersangka kami amankan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara,” tutupnya. (Nar)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.