DAERAHPENDIDIKAN

Terkait Kuota SPMB, Begini Komitmen Kepala SMA Negeri 2 Ternate

×

Terkait Kuota SPMB, Begini Komitmen Kepala SMA Negeri 2 Ternate

Sebarkan artikel ini
PLt Kepala SMA Negeri 2 Kota Ternate, H Amirudin S. Rajilun, S.Pd (foto : Ateng).

KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online untuk jenjang SMA tingkat Kota Ternate telah usai dilaksanakan. SPMB yang berlangsung tanggal 9 hingga 12 Juni 2025 kemarin, pelaksanaannya berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) yang dibuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku Utara.

Sebagai sekolah penyelenggara SPMB, SMA Negeri 2 Kota Ternate dari tahun ke tahun senantiasa diminati oleh calon siswa baru. Tingginya animo calon siswa baru untuk mendaftar ke sekolah ini memberi interpretasi tingkat kepercayaan masyarakat masih terbilang tinggi untuk lembaga pendidikan yang satu ini.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Diwawancarai awak suarajelata.com, Jumat (13/06/2025), Plt. Kepala SMA Negeri 2 Kota Ternate, H. Amirudin S. Rajilun, S.Pd. mengatakan untuk SPMB kali ini, kuota SMA Negeri 2 adalah sebanyak 432 siswa. Jumlah tersebut dibagi dalam 12 Rombongan Belajar (Rombel), adapun jumlah setiap Rombel adalah 36 siswa.

“Kuota yang ditetapkan oleh Disdikbud Provinsi Maluku Utara untuk sekolah kami tersebut termasuk paling tertinggi dari sekolah-sekolah lainnya. Jumlah tersebut berbanding sama dengan jumlah siswa kelas 12 yang lulus di Tahun Pelajaran 2024-2025 atau sebanding juga dengan kapasitas ruang belajar yang tersedia,” ujarnya.

Amirudin mengatakan, sekalipun diberikan kuota yang banyak, pihaknya tetap komitmen dalam mengikuti Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Disdikbud.

Ia mengatakan, jika telah diumumkan hasil secara online dan jumlah siswa baru telah memenuhi kuota yang ditetapkan, pihaknya tidak akan lagi membuka pendaftaran atau menerima calon siswa baru.

SPMB SMA Negeri 2 menggunakan 4 jalur penerimaan meliputi, Jalur Domisili sebanyak 35 persen, Jalur Prestasi sebanyak 30 persen, Jalur Afirmasi sebanyak 30 persen dan Jalur Mutasi 5 persen.

Ditanya terkait berapa jumlah siswa baru yang mendaftar, Amirudin mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti jumlah tersebut. Alasannya karena jaringan server-nya ada di Disdikbud Provinsi. Jumlah tersebut baru dapat diketahui setelah selesai pendaftaran.

Sesuai kalender pendidikan, jadwal penerimaan raport siswa dimulai Sabtu, 21 Juni 2025. Setelah penerimaan raport, pihaknya akan menyiapkan program untuk Tahun pelajaran baru 2025-2026.

“Selanjutnya pada tanggal 1 Juli 2025 dilakukan pengumuman hasil pendaftaran siswa baru. Tanggal 2-3 Juli, siswa baru yang dinyatakan diterima di SMAN 2 diwajibkan melapor ke pihak sekolah. Selanjutnya tanggal 7-14 Juli dilakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” tutup Amirudin. (Ateng)