PEMDA SINJAI

Penuh Haru, Bupati Sinjai Jemput Ustadz Asad Sepulang dari Misi Kemanusiaan Palestina

×

Penuh Haru, Bupati Sinjai Jemput Ustadz Asad Sepulang dari Misi Kemanusiaan Palestina

Sebarkan artikel ini
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut langsung kepulangan Ustadz Asad Aras Muhammad, relawan kemanusiaan asal Sinjai yang sempat menjadi korban pembajakan dan penculikan saat menjalankan tugas mulia membawa bantuan untuk rakyat Palestina.

JAKARTA, Suara Jelata–-Pemerintah Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmen dan kepedulian yang mendalam terhadap warganya yang berjuang di misi kemanusiaan internasional.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut langsung kepulangan Ustadz Asad Aras Muhammad, relawan kemanusiaan asal Sinjai yang sempat menjadi korban pembajakan dan penculikan saat menjalankan tugas mulia membawa bantuan untuk rakyat Palestina.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

‎Pertemuan yang berlangsung penuh emosional dan haru tersebut digelar di Jakarta pada Ahad (24/5/2026) malam.

‎Demi memastikan kondisi warganya, Bupati Ratnawati didampingi jajaran terkait telah berada di lokasi dan menunggu kedatangan Ustadz Asad sejak sore hari.

‎​Saat bertemu langsung dengan Ustadz Asad, Bupati Ratnawati tidak dapat membendung rasa haru dan syukurnya.

‎​”Malam ini saya bersama As’ad yang baru pulang dari berjuang untuk Palestina. Alhamdulillah, saat ini saya sudah bertemu dengan beliau. Dari sore saya di sini menunggu dan akhirnya saya bisa bertemu langsung,” ujar Bupati Ratnawati.

‎​Bupati menyatakan bahwa apa yang menimpa Ustadz Asad merupakan potret nyata dari besarnya risiko dan pengorbanan dalam membela umat Islam serta memperjuangkan misi kemanusiaan global.

‎Ia menilai keteguhan iman yang ditunjukkan oleh Ustadz Asad merupakan catatan sejarah yang membanggakan sekaligus teladan penting bagi seluruh masyarakat.

‎​”Dari kejadian kemarin, As’ad membuktikan bahwa perjuangan untuk umat Islam sangatlah berat. Beliau membuktikan bahwa perjuangan dalam hal-hal baik tidak mudah, namun Allah masih melindungi beliau dan memintanya melanjutkan perjuangan di Indonesia untuk membela Islam dan memperjuangkan kebaikan,” tutur Bupati.

‎Meskipun perjalanan fisik menuju Gaza sempat terhalang oleh insiden pembajakan, Bupati menegaskan bahwa esensi perjuangan Ustadz Asad telah menginspirasi banyak pihak.

‎Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sinjai untuk menjadikan momentum ini sebagai pemantik untuk terus mendukung kemerdekaan dan kepedulian terhadap Palestina.

‎​Sementara itu, Ustadz Asad Aras Muhammad menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai.

‎Menurutnya, kehadiran langsung Bupati yang rela menunggu sejak sore hari merupakan bentuk dukungan moral yang sangat besar bagi dirinya dan keluarga.

‎”Saya merasa terhormat karena sudah ditunggu sejak sore tadi. Saya juga sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati yang telah memberikan perhatian besar kepada kami,” ungkap Ustadz Asad.

‎​Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru, tokoh agama, lembaga Islam, serta seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai yang tiada henti memanjatkan doa keselamatan selama dirinya berada dalam situasi krisis di luar negeri.

‎​Ustadz Asad menambahkan, ujian pembajakan yang dihadapinya justru semakin menebalkan semangatnya untuk menyuarakan kemanusiaan.

‎”Apa yang kami rasakan belum apa-apa dibanding apa yang dialami saudara-saudara kita di Palestina. Justru apa yang kami alami ini menjadi spirit agar kita semua semakin peduli terhadap penderitaan mereka,” pungkasnya.