Wisata Ma’ra Sinjai Borong, Retribusi dan Kebersihan Tak Menyenangkan

Tempat wisata Ma’ra Sinjai Borong

SINJAI, Suara Jelata— Objek wisata adalah tempat yang banyak diminati orang untuk memanjakan mata demi menikmati estetika alam.

Demikian juga di wisata Ma’ra, Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Minggu, (14/01/2019).

Tempat wisata Ma’ra, Sinjai Borong kini jadi tempat yang banyak diminati sejumlah kalangan untuk menghabiskan waktunya dengan mengambil gambar, camp. bersama kerabat dan keluarga.

Sesuai pantauan media Suarajelata.com, nampak para pengunjung begitu antusias menikmati suasana sejuk bukit Ma’ra.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuh Wanita Asal Sinjai di Gowa Mencekik Leher Korban Hingga Tewas

Selain sejuk, pemandangannya pun tak kalah indah dengan tempat wisata di objek panorama alam lainnya.

Namun mirisnya, pemandangan di tempat wisata tersebut kini tak lagi begitu menyenangkan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang pengunjung, Sulpadli, bahwa pemandangannya terlihat kumuh.

Sampah yang bertumpuk di Ma’ra

“Penataan dan pengawasnya abal-abalan, cuman pembayarannya yang mahal tapi pelayanan dan kenyamanan para pengujung tidak diperhatikan,” Ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Irwan Setiawan, salah satu pengunjung bahwa kedatangannya ke Ma’ra untuk menikmati malam minggunya, tapi yang didapatnya malah sebaliknya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil Bone, Kepala Dinas Menanggapi

“Hal pertama itu kebersihan di tempat ini yang tidak diperhatikan, petugas cuman tegasnya minta uang kepada pengunjung tapi tidak memenuhi hak pengunjung untuk merasa nyaman,” Jelasnya.

Irwan berharap, kepada petugas loket dalam hal biaya retribusi untuk disamaratakan semua.

“Saya enam orang, bayar 30 ribu, karena 5 ribu per-orang kata petugas loket. Padahal ada juga pengunjung yang saya tanya, 6 orang katanya hanya bayar 20 ribu. Harusnya biaya retribusi diratakan,” Kuncinya.

Mg Alam/Aisyah