BREBES JATENG, Suara Jelata – Krisis air bersih kembali dikeluhkan warga RW 01 Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Sudah lima hari terakhir, Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes atau PDAM Unit Larangan tak mengalir ke rumah-rumah warga.
Ironisnya, meski tagihan setiap bulan dibayar pelanggan, namun distribusi air sering mengalami gangguan.
Kondisi ini membuat warga mengeluhkan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Baribis atau PDAM Brebes yang dinilai belum mampu memberikan suplai air secara stabil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Teknik Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes, Masroni, mengakui distribusi air ke wilayah Larangan memang kerap mengalami gangguan.
“Ada beberapa, di antaranya listrik sering mati. Dua, karena dalam satu SDL digunakan dua wilayah, Wanasari dengan Larangan,” ujar Masroni saat ditemui di lokasi sumber air di Desa Rengaspendawa, Jumat (15/5/2026).
Menurut Masroni, gangguan juga terjadi pada sumber air di Kedungsinga yang menjadi salah satu penopang distribusi air bersih ke wilayah Larangan.
“SDL yang ada di res Kedungsinga mengalami trouble atau tekor, sehingga suplai yang masuk ke res kurang. Sedangkan pelanggan yang ada di wilayah Larangan harus terlayani, sehingga terjadi keterlambatan pendistribusian air, makanya terjadi sering tidak mengalir,” katanya.
Masroni memastikan pihak PDAM telah menyiapkan langkah untuk mengatasi persoalan tersebut.
Salah satunya dengan penambahan sumur bor baru pada tahun depan agar pasokan air ke wilayah Larangan lebih maksimal.
“Insya Allah tahun depan akan dibuat bor lagi di Kedungsinga. Terus yang dua nanti akan ngebor lagi di bekas kantor lama Larangan yang di pasar ke utara kurang lebih 500 meter.
Itu kan ada tanah milik sendiri, sudah ada bekas sumurnya tinggal kita aktifkan kembali,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga Karangbale saat ini terpaksa mencari sumber air alternatif untuk kebutuhan sehari-hari karena aliran PDAM belum juga normal.
Padahal sebelumnya, persoalan serupa sempat memicu aksi protes warga.
Sejumlah emak-emak Desa Karangbale menggeruduk kantor PDAM Unit Larangan pada Senin (6/4/2026) untuk menyampaikan keluhan terkait distribusi air bersih yang tidak mengalir.
Sempat mengalir normal sekitar satu bulan, kini pasokan air kembali bermasalah dan memicu krisis air bersih di lingkungan warga.
Masyarakat berharap PDAM Brebes segera memberikan solusi permanen agar gangguan distribusi air tidak terus berulang dan kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi secara normal. (Olam).











