Mahasiswa di Makassar Aksi Bakar Lilin Protes Kekerasan di Papua

  • Whatsapp
Aksi bakar lilin mahasiswa di Makassar. Dok: Humas.

MAKASSAR, Suara Jelata—Puluhan mahasiswa dan masyarakat di Makassar melakukan aksi solidaritas atas tindakan rasisme dan diskriminasi rasial terhadap mahasiswa dan rakyat Papua. Jum’at, (23/8/2013) malam.

Salah satu peserta aksi, Surahmat Tiro menegaskan, bahwa aksi ini sebagai bentuk solidaritas kepada mahasiswa Papua yang mengalami diskriminasi rasial dan tindakan represif aparat negara di kota Malang, Surabaya, dan Makassar.

Baca Juga

“Aksi ini bertujuan untuk mengkampanyekan kekerasan yang dilakukan oleh aparat negara seperti TNI, Polri, dan Ormas yang selalu melakukan tindak represif, diskriminatif, rasisme serta tindak kekarasan lainnya terhadap rakyat papua,” katanya.

Selanjutnya, massa aksi ini melakukan long march dari depan kampus I (satu) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menuju pertigaan Jalan Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kemudian massa aksi melakukan orasi, serta membacakan puisi dan menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas untuk rakyat Papua yang kerap mengalami tindakan rasisme dan diskriminasi.

“Aksi kami sebagai upaya penyebar luasan tindakan aparat negara serta Ormas yang sewenang-wenang terhadap rakyat Papua,” tandasnya.

Surahmat Tiro menambahkan, bahwa aksi tersebut berlangsung damai dengan membakar lilin sebagai wujud menghidupkan nurani bangsa.

“Kita perlu sadar bahwa bangsa Papua sama dengan kita, sama-sama lahir memiliki hak dan kedaulatan maka berikan solusi dan kepastian hukum atas bangsa Papua. Karena tindak kekerasan bukanlah solusi,” kuncinya.

Loading...
loading...

Berita Lainnya