Jurnalis Diduga Diancam oleh Oknum DPRD Lutim, JOIN Laporkan ke Polda Sulsel

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata—Pengurus Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulawesi Selatan melaporkan salah satu anggota DPRD Luwu Timur (Lutim), Irmanto Hafid ke Polda Sulsel. Jum’at, (30/8/2019).

Laporan tersebut atas dugaan tindak pengancaman dan intimidasi terhadap jurnalis dan sekaligus anggota JOIN, Hasmin Sarif.

Baca Juga

Ketua Harian DPW JOIN Sulsel, Arry AS. Dia meminta kepada Kapolda Sulsel agar mengatensi laporan tersebut untuk diproses hukum secara objektif.

“Dengan hormat, kami selaku Ketua DPW JOIN Sulsel memohon kiranya pak Kapolda dapat mengatensi aduan ini secara objektif,” kata kandidat Doktor Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

Selain itu, Sekertaris JOIN Sulsel, Sabri menuturkan, bahwa pelaporan dilakukan di Polda Sulsel sebagai bentuk solidaritas terhadap profesi jurnalis.

“Usai dilaporkan di Kapolres Luwu Timur, kita kembali melaporkan oknum anggota dewan Luwu Timur di Polda Sulsel sebagai bentuk keseriusan kami mengawal kasus pengancaman dan intimidasi profesi jurnalis,” bebernya.

Sabri menegaskan, akan terus mengawal kasus pengancaman dan intimidasi terhadap Jurnalis sampai ke selesai.

“Kita akan terus mengawal kasus pemukulan Jurnalis di Luwu Timur hingga mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Diketahui, Hasmin Sarif tercatat sebagai pimpinan perusahaan PT. Media Batara Hani Tech yang bergerak di bidang media.

Bukan hanya itu, dia juga tercatat sebagai pemimpin redaksi media batarapos.com, serta wartawan TV One Luwu Timur.

Hasmin dalam rilisnya di Batarapos.com berjudul “Indonesia Merdeka 74 Tahun, Bidan di Burau Dijajah 7 Bulan”.

Disinyalir bahwa dari pemberitaan ini oknum anggota DPRD Lutim menyimpan dendam terhadap Hasyim.

“Saya tikam nanti itu Hasmin,” tutur Irmanto Hafid dicontohkan oleh saksi mata, Sainuddin Ransa, yang turut menghalangi langkahnya saat mencoba mendekati dan diduga berencana ingin melakukan aksi penganiayaan secara fisik terhadap Jurnalis, Hasmin Syarif.

Selain itu, Sainuddin Ransa juga menyaksikan Irmanto Hafid mengepalkan tangannya sambil berkata “Coba tidak ada hukum, saya habisi ko di sini,” ujarnya yang ditujukan kepada anggota JOIN Luwu Timur.

Loading...
loading...
  • Whatsapp

Berita Lainnya