MAKASSAR, Suara Jelata—Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu (IPMIL) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Wija To Luwu (GEMA) di depan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Kamis, (14/11).

Isu pokok yang mereka sampaikan adalah mendesak kepada pemerintah untuk segera melakukan pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Luwu Tengah.
“Salah satu tuntutan kami adalah menagih janji Gubernur (Nurdin Abdullah) dalam komitmen pemekaran Daerah Otonomi Baru Luwu Tengah. Mekarkan Kabupaten Luwu Tengah,” tegas Muh Kamil, salah satu demonstran.
Tuntutan lainnya, yaitu mendesak Gubernur Sulsel agar memfasilitasi Wija To Luwu bertemu Presiden dan Kemendagri, serta meminta penuntasan kasus pelanggaran HAM dalam penembakan peristiwa Walmas berdarah.
Akibat aksi demonstrasi ini, arus lalu lintas dari arah Pettarani ke Urip Sumoharjo mengalami kemacetan yang cukup panjang.
Laporan: Akbar (Biro Maros).











