Pegiat Seni di Yogyakarta Angkat Potensi Kampung Melalui Festival

  • Whatsapp
Salah satu kesenian lokal yang memiliki potensi turut dipromosikan dalam Festival Jumputan 2020.

YOGYAKARTA, Suara Jelata— Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kreatif, pegiat seni dan budaya yang ada di Kota Yogyakarta, terus berinovasi untuk mengangkat potensi daerah yang ada di kampung-kampung.

Halnya pelaku UMKM kreatif, pegiat seni dan budaya dari Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY). Dimana pelaku UMKM dari kecamatan ini, akan menggelar The Jumputan Festival 2020 yang diagendakan pada 29 Februari sampai 1 Maret 2020.

Muat Lebih

Festival ini akan dipusatkan di Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo tepatnya di Jalan Batikan.

Lurah Tahunan, Sugiharti mengungkapkan Festival Jumputan yang akan digelar ini merupakan rangkaian dadi event Jogja Heboh 2020. Dan melalui festival seperti ini, kata dia, Kelurahan Tahunan kini dikenal luas oleh masyarakat sebagai salah satu kampung wisata yang ada di Kecamatan Umbulharjo.

“Festival Jumputan ini adalah pameran jumputan dari pelaku UMKM kreatif. Tapi kita melibatkan seniman, komunitas, cendekiawan dan Gapoktan Umbulharjo,” ujar Sugiharti kepafa Suara Jelata, Jumat (28/2).

Event serupa sebut Sugiharti, sebenarnya sudah sering digelar. Hanya saja ruang lingkupnya hanya pesertanya dari lingkungan kelurahan ini. Tahun ini pihaknya menggelar kembali Festival Jumputan dengan skala tingkat kecamatan.

“Baru ini kita perluas dengan melibatkan partisipasi dan kolaborasi seluruh kelurahan se Kecamatan Umbulharjo,” tandas Lurah Cantik satu ini.

Melalui festival ini, diakui oleh Sugiharti banyak potensi Tahunan yang bisa diangkat menjadi wisata kampung. Diantaranya adalah kain jumputan yang saat ini sudah menjadi ikon unggulan Kampung Tahunan dan mengantarkan Tahunan sebagai sentral penghasil kain jumputan.

Selain sebagai kampung kain jumputan, pihaknya sekarang ini tengah melakukan penataan Taman Makam Pahlawan Kusumanegara dan Makam Pahlawan Ki Hadjar Dewantara. Pasalnya, dua makam Pahlawan Nasional yang ada di Tahunan ini akan dikemas sebagai destinasi wisata ziarah.

“Kami sudah ada izin dari Pemda Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial untuk mengelola makam ini sebagai destinasi wisata ziarah,” terang Sugiharti menutup pembicaraannya.

Laporan: Mhmd

loading...
  • Whatsapp