Pedagang Takjil di Sinjai Akui Kurang Pendapatan Karena Corona

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang mudah menular, pemerintah Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dengan orang lain melalui physical distancing.

Physical distancing atau pembatasan fisik adalah salah satu langkah yang disarankan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Berita Lainnya

Sekaitan dengan hal itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai menganjurkan agar cara ini diterapkan diberbagai tempat fasilitas umum.

Salah satu langkah yang diambil Pemkab Sinjai dengan menyiapkan tempat khusus bagi pedagang takjil di Jalan Jenderal Sudirman yang semula menjual di Jalan Persatuan Raya, atau di depan pasar Biringere, Kecamatan Sinja Utara.

Salah seorang pedagang, Hardi mengaku tempat yang disiapkan oleh Pemerintah merupakan langkah yang baik. Apalagi sesuai dengan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak ditengah pandemi virus corona.

“Kalau disini kan agak aman, yang pasti pemerintah bagaimana bagusnya yang jelas kita aman juga disini,” ucapnya didampingi istri Ratna saat ditemui.

Senada dengan itu, Masriani. Menurutnya, kebijakan yang ambil oleh pemerintah untuk memindahkan lokasi penjual merupakan langkah yang baik demi kebaikan bersama.

“Kita menurut dari pemerintah karena pasti untuk kebaikan kita semua. Kalau mengenai penghasilan biar berapa-berapa saja kita syukuri,” katanya.

Sementara terkait dengan omzet pembeli, Masriani yang menjual beberapa aneka menu buka puasa tak menampik, hal itu karena saat ini ada wabah Virus Corona.

“Dulu tidak ada namanya corona, sehingga banyak orang pendatang toh sekarang kan kurangki karena corona,” tandasnya.

loading...
  • Whatsapp