Gerakan Tengok Tetangga di Sinjai Terus Bergerak

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Gerakan yang diinisiasi Putra Wakil Bupati Sinjai ini menemui beberapa tetangganya berinteraksi.

Beberapa yang ditemui diantaranya penderita lumpuh, Lansia dan perempuan yang tinggal seorang diri.

Berita Lainnya

Andi Muhammad Aflah Aiman, selaku inisiator gerakan ini mengungkapkan tingginya respon para tetangga yang ditemui.

Menurutnya di tengah pandemi COVID-19, kepekaan sosial masyarakat sedang diuji.

Disinilah peran tetangga sangat dibutuhkan, lanjutnya. Dengan mengunjungi tetangga, dia berharap persoalan kelaparan dan adanya warga tak terurus bisa diatasi.

“Gerakan ini tidak membutuhkan modal besar. Tidak perlu menunggu banyak, tapi cukup apa yang kita miliki kita sisihkan ke tetangga,” ungkap Aiman, disela sela kunjungannya ke tetangga, Minggu, (3/5/2020).

Aiman bersama saudaranya selama ramadhan ini tiap hari mengunjungi tetangganya berbincang dan menyisihkan panganan buka puasa ala kadarnya.

Dia mengatakan aksi sosial tersebut diharapkan bisa diterapkan seluruh warga Sinjai, mulai dari kota hingga ke pelosok desa, sehingga tidak ada lagi tetangga yang kekurangan bahan pangan.

“Beberapa hari ini saya bertemu dengan orang orang tangguh meski dalam keterbatasan. Ada mba Iyah yang tinggal sendiri mengadu nasib di Kabupaten Sinjai dari Pulau Jawa, ada nenek Ramiah yang hidup bersama anaknya yang lumpuh dan ada pak Ambo Tuo yang hidup bersama istrinya menikmati masa tua dan ada pak Usman yang juga menikmati masa pensiun bersama sang istri. Semoga keberkahan selalu membersamai keluarga keluarga tangguh ini,” ungkap Aiman.

Dia mengajak semua warga agar tergerak menggalakkan aksi gerakan yang sederhana ini Mari bergandeng tangan menggalakkan “Gerakan Tengok Tetangga”Semoga gerakan ini dapat menembus relung hati kita untuk senantiasa berbagi dengan tetangga.

Selain para tetangga yang responnya sangat bagus, beberapa warga juga mulai tertarik dengan gerakan ini. Banyak yang bertanya bagimana agar bisa terlibat dalam gerakan ini.

Aiman menjelaskan, untuk terlibat dalam kegiatan sosial ini, cukup perhatikan tetangga terdekat, bantu jika dia membutuhkan .

“Kalau ini dilakukan semua orang, maka yakin saja tidak akan ada lagi kasus warga yag meninggal hanya karena kelaparan.” kuncinya.

(Rls)

loading...
  • Whatsapp