SINJAI, Suara Jelata—Intensitas hujan yang tinggi beberapa hari ini melanda Kabupaten Sinjai, hal ini membuat sejumlah titik di Kota Sinjai banjir.
Drainase yang buruk disinyalir menjadi salah satu penyebap meluapnya air yang membuat genangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, meminta peran masyarakat untuk proaktif. Kamis, (14/05/2020).
“Mari kita sama-sama membersihkan drainase di Lingkungan masing-masing”. Katanya.
Budiaman kepada media ini membeberkan malam ini (14/5) Pemerintah Daerah (Pemda) yakni, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), BPBD, bersama Camat Sinjai Utara akan mengadakan rapat terkait langkah yang akan diambil.
“Langkah yang diambil kemarin dengan fokus pada pelayanan di RSUD Sinjai, sebab itu merupakan fasilitas publik” Jelasnya.
Diketahui, RSUD Sinjai menjadi fasilitas umum yang terdampak banjir dua hari terakhir ini, sejumlah bangsal perawatan terendam banjir hingga setinggi 50 Cm.
Selain itu, Pemda Sinjai juga telah membentuk satuan tugas sejak Januari lalu yang di ketuai langsung Dandim 1424 Sinjai, Letkol Oof Sohrajat, untuk langkah-langkah antisipasi terkait pembersihan drainase dan pemangkasan pohon.
Dilansir dari laman BMKG Makassar tentang peringatan Dini Cuaca Sulawesi Selatan Tgl. 14 Mei 2020 Pkl. 19:30 WITA.
Berpotensi terjadi Hujan dengan intensitas Sedang – Lebat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pukul 20:00 WITA di wilayah Kab. Sinjai, Luwu Timur, Luwu Utara, dan dapat meluas ke wilayah Kota/Kab. Bone dan Bulukumba.
Kondisi ini diperkirakan dapat terjadi hingga Pkl. 22:00 WITA.
Chaerul











