Pasca Insiden OTK Teriak di Rujab Bupati Sinjai, Penjagaan Diperketat

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Penjagaan di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara diperketat pasca adanya insiden yang terjadi OTK yang menerobos masuk ke dalam Rujab. Jumat, (29/5/2020).

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Sinjai Agung Prayogo, dia mengatakan protokol pengamanan di Rujab Sinjai yang ditempati Bupati Sinjai Andi Seto Gadista Asapa bersama keluarganya akan ditingkatkan.

Berita Lainnya

Menurutnya, saat ini dirinya sudah melakukan pergantian personil jaga dan meningkatkan keamanan pasca insiden yang terjadi.

“Kita akan perketat penjagaan, dan setiap tamu yang masuk akan kita tahan untuk memastikan apa keperluannya, dan portal penjagaan akan dipindahkan lebih kedepan dekat dengan pintu masuk Rujab, ” katanya.

Dia mengaku kecolongan dengan kejadian ini, dan dirinya juga sudah mengevaluasi penjaga yang saat itu bertugas dengan menganti personilnya yang baru.

“Kita akui ini kelalaian anggota saya dan saya bertanggung Jawab, seharusnya dia tahan itu orang apalagi sudah dia berteriak memanggil nama pak Bupati, dan kita sudah perintahkan agar setiap tamu yang datang untuk melapor dulu dan Provost akan berpos di Rujab juga ” bebernya.

Kronologi Kejadian

Kejadian tidak mengenakkan terjadi di Rumah Jabatan Sinjai Kamis, 28/5/2020) sekitar Pukul 14.30 Wita.

Orang tak dikenal (OTK) nekat menerobos penjagaan di Rujab Sinjai meneriaki dan memanggil Bupati Sinjai untuk menemuinya di dalam Halaman Rujab yang terletak di Jalan Persatuan Raya ini.

Menurut keterangan Agung Proyogo, awalnya OTK ini masuk lewat pintu depan Halaman Rujab mengunakan motor Matic warna putih melewati portal penjaga dari Satpol PP.

Dan kemudian berhenti di samping bangunan yang pas menuju ke ruang belakang Rujab.

Saat itu OTK ini kemudian berteriak memanggil nama Bupati Sinjai meminta untuk keluar, dan didatangi dua personil Satpol PP Sinjai.

Saat itu menurut Agung, Bupati Sinjai sementara ada didalam Rujab untuk persiapan akan ke Media Center Gedung Pertemuan untuk Rapat penanganan Covid-19.

Aparat Satpol PP menanyakan maksud kedatangannya dan memberitahukannya bahwa tidak boleh berteriak di Rujab.

Setelah sempat bercerita selama dua menit, OTK tersebut kemudian meminta ijin pulang dengan mengucapkan salam.

Dan dibalas dengan salam dari Satpol PP, namun saat itu sejumlah orang di Rujab meminta agar orang tersebut ditahan. Akhirnya sempat diburu untuk ditangkap namun terlanjur meninggalkan Rujab.

“Terekam identitasnya di CCTV dan sudah diselidiki, ciri-cirinya tinggi dan saat memasuki Rujab berpakaian rapi memakai sepatu serta Peci, pelakunya cuman satu orang, kita juga belum tau motifnya apa,” Kata Agung.

Zhar

loading...
  • Whatsapp