Derita Ismail Pemuda Kahu Bone, Tulang Belakang Bengkok Hingga Putus Sekolah

  • Whatsapp

BONE, Suara Jelata— Ismail (18), warga Desa Biru, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, menderita disfungsi tulang belakang yang menyebabkan nyaris seluruh bagian badannya sulit digerakkan.

Kondisi disfungsi ini pula menyebabkan Ismail kesulitan beraktifitas.

Berita Lainnya

Bahkan untuk sekadar makan dan buang hajat, Ismail pun harus menahan sakit yang luar biasa.

Hal tersebut diungkapkan oleh ayah Ismail, kepada anggota DPRD Kabupaten Bone Herman, saat bersama sama Pengurus Kepmi Bone DPC Kecamatan Kahu, saat mengunjungi Ismail. Sabtu, (27/6/2020).

“Setiap hari saya nyaris tidak bisa tidur puang, karena seluruh badan saya terasa kram terus. Buang air besar pun saya lakukan dengan berdiri karena sakit sekali, kalau saya jongkok puang. Sudah lama puang, sudah tujuh tahun saya seperti ini” kata Ismail.

Ayah Ismail menjelaskan, sakit yang dirasakan oleh Ismail berawal dari kecelakaan yang dialami saat melakukan praktek olah raga berguling (pokrol) di lapangan sekolah sebagai bagian dari aktifitas mata Pelajaran Olah Raga saat masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya pernah membawa anak saya ke Rumah Sakit Wahidin. Dokter bilang harus dioperasi untuk pemasangan penyanggah. Tapi karena tidak punya uang, jadi saya bawa pulang anak saya” kata Ayah Ismail.

Selanjutnya, hingga tujuh tahun ini, Ismail hanya diobati oleh orang pintar namun keadaannya tidak juga mengalami perubahan, bahkan semakin parah saja.

“Saya pasrahkan saja kepada Tuhan ndi, karena saya tidak punya uang untuk berobat ke dokter” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Kepmi Bone, DPC Kecamatan Kahu, Risna, akan mengupayakan penggalangan dana untuk membantu Ismail.

“Kami akan melakukan aksi peduli dalam rangka menggalang dana untuk membantu biaya operasinya. Mudah-mudahan banyak pihak yang mau peduli” terangnya.

Paskas Bone Juga Ikut Perihatin

Pasukan Amal Soleh (Paskas) Kabupaten Bone juga mengunjungi Ismail dan memberikan bantuan berupa uang tunai dan Sembako.

Direktur Sedekah Paskas Bone, Andi Ikawati, menuturkan kegiatan mengunjungi Ismail dari PasKas Bone ini sudah direncanakan setelah mendapat info tentang keadaannya.

“Begitu mengetahui keadaan Ismail, kami segera penggalangan dana atau open donasi. Maka hari ini, kami berangkat bersama divisi Sosial PasKas Bone” tuturnya.

Pihaknya juga berharap, apa yang diberikan dapat membantu Ismail dan keluarganya.

“Harapan kami semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga Ismail dan mudah-mudahan ada dermawan-dermawan lain yang bisa ikut membantu dan meperhatikan keadaan Ismail” kuncinya.

Diberikan sebelumnya, Nasib tragis menimpa Ismail (18), Warga Dusun Abbumpuneng, Desa Biru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, sudah kurang lebih 7 (tujuh) tahun Ismail tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya.

Dimana, anak kedua dari 3 (tiga) bersaudara dari pasangan suami istri Mansur dan Rohani ini menderita tulang punggung dengan posisi yang bengkok.

Editor: Takwa Ainun (Biro Bone)

loading...
  • Whatsapp