Pemkab Sinjai Fokus Kembangkan Tanaman Kopi di Sinjai Barat

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Sinjai, kopi memiliki prospek pengembangan yang pesat.

Olehnya itu Pemerintah Kabupaten Sinjai saat ini fokus dalam pengembangan tanaman kopi dengan menetapkan kawasan sentra pengembangan kopi arabika di Kecamatan Sinjai Barat.

Bacaan Lainnya

Dipilihnya kopi arabika sebagai salah satu komoditas unggulan untuk dikembangkan, karena kopi ini memiliki pasar yang sangat luas untuk di ekspor. Selain itu nilai jualnya juga lebih tinggi dibandingkan robusta.

Meski demikian kopi arabika dan robusta sama-sama menjadi komoditi unggulan di Kabupaten Sinjai, dimana kopi robusta juga tetap menjadi perhatian pemerintah untuk dikembangkan di Kecamatan Sinjai Borong.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai, Hj. Marwatiah, mengatakan, bahwa ada empat desa dan dua kelurahan di Kecamaan Sinjai Barat yang menjadi rencana pengembangan kawasan kopi yang dilakukan secara terpadu. Kamis, (03/09/2020).

“Daerah tersebut masing-masing Desa Arabika, Botolempangang, Gunung Perak, Desa Barania, Kelurahan Tassilu dan Kelurahan Balakia. Daerah ini dinilai sangat cocok untuk tanaman kopi arabika karena berada di daerah ketinggian,” ungkapnya.

Pengembangan sentra kopi ini dengan melibatkan beberapa OPD terkait untuk berkolaborasi secara terpadu seperti Dinas Pariwisata, Disperindag, DLHK, dan OPD lainnya, sehingga konsep pengembangan kawasan kopi ini nantinya mulai dari pembibitan, perluasan tanaman, pengolahan hasil hingga melahirkan daerah agrowisata kopi.

“Jika ini terealisasi maka petani kopi kita akan semakin sejahtera bahkan warga setempat pendapatannya akan semakin meningkat dengan perputaran ekonomi di dalamnya dengan adanya agrowisata kopi,” ucapnya.

Pengembangan tanaman kopi merupakan salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai melalui Program Pengembangan Komoditi Unggulan di setiap kecamatan.

“Selain kopi, Pemkab Sinjai juga mengembangkan komoditi lada di Kecamatan Tellulimpoe dan Sinjai Selatan, serta komoditi cengkeh di Tellulimpoe, Sinjai Selatan dan Sinjai Tengah,” kuncinya.

loading...
  • Whatsapp