Pemuda Merah Putih Sinjai Menanggapi Kelangkaan Gas 3 Kg di Sinjai Selatan

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Pemuda Merah Putih Cabang Sinjai menyatakan, kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di wilayah Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, diduga ada kejanggaln. Jum’at, (11/09/2020).

Sekretaris Umum Pemuda Merah Putih, Bayu, mengatakan kelangkaan elpiji 3 kg yang membuat masyarakat Sinjai Selatan menjadi resah dan harga tabung elpiji melonjak mencapai Rp. 25.000.

Bacaan Lainnya

“Janggalnya adalah ketika ada distributor tabung Gas Elpiji 3 Kg ke setiap agen. Tapi mengapa langka, ini harus menjadi pertanyaan besar bagi kita semua, apalagi ada malah beratus-ratus dari agen,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya menilai, bawah kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg hampir setiap tahun terjadi di Sinjai Selatan.

“Kami minta pihak Pemerintah Daerah Sinjai khususnya dinas terkait untuk turun langsung memeriksa kondisi kelangkaan Gas Elpiji 3 kg dan dan serius melihat penyebab kelangkaan sebenarnya. Jangan sampai masyarakat selalu menjadi korban,” ucapnya.

Pihaknya juga berharap persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram tidak berlarut-larut. Karena tentu sangat merugikan masyarakat itu sendiri, sebagai pengguna gas elpiji.

“Kami juga melihat tidak ada ketegasan dari pemerintah dalam mengantur terkait standar harga tertinggi gas elpiji tersebut kesetiap agen dan pedagang eceran, sehingga tidak heran harga gas selalu mahal,” ujarnya.

Lanjutnya, selain itu masih banyak masyarakat yang ekonominya mampu masih menunggu gas elpiji ukuran 3 kilogram.

“Sudah jelas gas elpiji 3 Kg adalah untuk masyarakat yang ekonominya rendah. Disinilah yang kurang dipahami,” kuncinya.

Hutomo

loading...
  • Whatsapp