Aspirasi Aliansi Tahura Menggugat Diterima DPRD Sinjai

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Aliansi Tahura Menggugat, melakukan aksi unjuk rasa di Halaman Kantor DPRD Sinjai. Kamis,(24/09/2020).

Aksi unjuk rasa tersebut, diterima oleh Anggota DPRD Sinjai, Jamaluddin, yang dimana Aliansi tersebut, membawa tuntutan untuk dihentikan pembangunan bumi perkemahan di Kecamatan Sinjai Borong.

Bacaan Lainnya

Alasan para aksi unjuk rasa agar dihentikan pembangunan bumi perkemahan tersebut karena menurutnya lokasi itu adalah hutan yang harus dilindungi dan dilestarikan bukan untuk digunduli dan dijadikan bumi perkemahan.

“Saya meminta kepada para Anggota DPRD agar dengan tegas menolak pembangunan bumi perkemahan tersebut karena meresahkan masyarakat yang ada disana, apalagi kawasan hutan adalah penyangga kehidupan masyarakat” ucap salah satu pengunjuk rasa.

Sementara itu, Anggota DPRD Sinjai, Jamaluddin, menyampaikan bahwa apa yang menjadi aspirasi dari Aliansi Tahura Menggugat, sudah diterima dan selanjutnya akan disampaikan ke Pimpinan DPRD agar Pimpinan DPRD merekomendasikan Komisi terkait untuk mengadakan Rapat Kerja bersama instansi terkait.

“Apa yang menjadi aspirasi adik-adik sudah saya terima dan saya selaku penerima aspirasi hari ini akan menyampaikan apa yang menjadi harapan adik-adik,” katanya.

Selain itu, Aliansi Tahura juga menolak RUU Omnibus Law dan segera mensahkan RUU PKS sebagai bentuk perlindungan kepada rakyat.

Sebelumnya, melakukan aksi unjuk rasa di Halaman Kantor DPRD, Aliansi Tahura juga melakukan aksi di Bundaran Tugu Bambu Sinjai.

loading...
  • Whatsapp